Inka Siap Pasok Kereta ke Benua Afrika, Mulai Dari Angola hingga Senegal

Rully Ramli ยท Senin, 19 Agustus 2019 - 17:16 WIB
Inka Siap Pasok Kereta ke Benua Afrika, Mulai Dari Angola hingga Senegal

PT Industri Kereta Api (Persero) Inka mengaku tengah mengincar pasar benua Afrika. (Foto: SINDO)

JAKARTA, iNews.id - PT Industri Kereta Api (Persero) Inka mengaku tengah mengincar pasar benua Afrika. Afrika diincar melihat masih besarnya potensi kereta api di sana.

Direktur Utama Inka Budi Noviantoro mengatakan, negara-negara di Afrika membutuhkan kereta api sebagai alat transportasi logistik mereka. Hal ini mengingat masih minimnya moda transportasi logistik di negara-negara Afrika.

"Saya bertemu dengan (negara-negara) Afrika sendirian kata kuncinya mereka butuh sarana kereta api. Tetapi negaranya enggak mungkin beli putus atau cash. Kamerun ini banyak hutan sekian ribu hektare, di Mali juga ada banyak tambang emas, ke Senegal juga," tutur dia di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Selain negara-negara tersebut, Budi menambahkan, ada negara Afrika yang sangat sering melakukan kontak untuk kerja sama pemasokan kereta api, yakni Angola.

"Angola intens ini Pak Dubesnya (Duta Besar), dia ingin beli 10 kereta seperti KRL Jabodetebek. Satu trainset tiga kereta sebetulnya, ini nanti besok kita tidak lanjuti, termasuk minta bantu men-setup workshop dia yang baru tapi tidak operasi," ujarnya.

Rencananya, perseroan tidak masuk ke pasar Afrika sendirian. Bima memastikan pihaknya akan masuk ke pasar Afrika melalui sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Len Industri (Persero), dan Indonesia Eximbank. 

Skema yang digunakan ini nantinya berupa investasi, atau Build Operate Transfer (BOT). 

"Kita masuk mulai dari mendesain, membangun, mengadakan sarananya, pengawasan operasinya, pendanaan karena Exim masuk di sana," ucap Budi.


Editor : Ranto Rajagukguk