Investor Pilih Aset Berisiko, Emas Berjangka Anjlok

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 24 April 2019 - 08:06 WIB
Investor Pilih Aset Berisiko, Emas Berjangka Anjlok

Emas berjangka turun. (Foto: Reuters)

CHICAGO, iNews.id - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Selasa (23/4/2019) waktu setempat karena dolar Amerika Serikat (AS) dan ekuitas menguat.

Mengutip Xinhua, Rabu (24/4/2019), emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun 4,40 dolar AS, atau 0,34 persen, menjadi 1.273,20 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,38 persen menjadi 97,66 tak lama sebelum perdagangan elektronik emas.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS naik, emas berjangka akan jatuh. Sebab, emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu, Wall Street menguat pada Selasa. Pada tengah hari waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 156,35 poin, atau 0,59 persen, menjadi 26.667,40. S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq juga mengikuti kenaikan Dow.

Ketika ekuitas naik, emas berjangka sering jatuh, karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman. Sebaliknya, mereka lebih suka aset berisiko.

Adapun logam lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 18,4 sen, atau 1,23 persen menjadi 14,791 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 8,40 dolar AS, atau 0,93 persen, menjadi ditutup pada 893,80 dolar AS per ounce.


Editor : Ranto Rajagukguk