Investor Pilih Aset Tak Berisiko, Harga Emas Naik

Ranto Rajagukguk ยท Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:03 WIB
Investor Pilih Aset Tak Berisiko, Harga Emas Naik

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

CHICAGO, iNews.id - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tipis pada Jumat (11/1/2019) waktu setempat karena status safe haven logam mulia menarik minat investasi dan Wall Street memperpanjang kerugian sebelum pasar emas ditutup.

Mengutip Xinhua, Sabtu (12/1/2019), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik 2,10 dolar AS, atau 0,16 persen, menjadi menetap di 1.289,50 dolar  AS per ons.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 68,54 poin, atau 0,29 persen. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti penurunan Dow. Ketika ekuitas membukukan kerugian, investor mungkin mulai membeli aset safe-haven, seperti emas.

Namun, greenback memberikan tekanan untuk emas. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang, naik 0,05 persen menjadi 95,59.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Jika dolar AS menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 1,30 sen, atau 0,08 persen, menjadi 15,656 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 8,10 dolar, atau 0,98 persen, menjadi ditutup pada 818 dolar per ons.


Editor : Ranto Rajagukguk