Jawa Barat Provinsi Paling Diminati Investor, Bahlil Ungkap Alasannya

Suparjo Ramalan ยท Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:57:00 WIB
Jawa Barat Provinsi Paling Diminati Investor, Bahlil Ungkap Alasannya
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan Jawa Barat menjadi provisnis paling diminati investor. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, provinsi yang paling banyak diminati investor dalam maupun luar negeri adalah Jawa Barat.

"Minat investor baik dari dalam maupun luar negeri itu ternyata ke Jawa Barat lebih besar. Untuk PMDN dan PMA sebesar Rp72,5 triliun dari total Rp490 triliun," kata Bahlil pada The 3rd West Java Investment Summit (WJIS) 2021 secara virtual, dikutip dari Antara, Kamis (21/10/2021).

Dia merinci, investasi dalam bentuk penanaman modal dalam negari (PMDN) sebesar sebesar Rp28,2 triliun, dan dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) senilai Rp44,3 triliun.

"Artinya apa, saya ingin mengatakan bahwa keinginan para investor dalam negeri maupun luar negeri lebih cenderung di Jawa Barat ketimbang di provinsi lain di luar Jawa," ujarnya.

Meski proporsi investasi di Jawa masih sedikit kalah dibandingkan luar Jawa yakni sebesar 49 persen, Bahlil berpendapat Jawa Barat memiliki sejumlah faktor yang membuat investor lebih memilih wilayah ini sebagai tujuan investasi.

“Mungkin juga saya harus jujur mengatakan di samping infrastruktur di Jawa Barat yang baik, penataan internal pelayanan juga menentukan tentang kecenderungan orang melakukan investasi,” tutur Bahlil.

Selain itu, menurutnya, tingkat produktivitas dari tenaga kerja di Jawa Barat juga menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan provinsi lain.

Adapun realisasi investasi pada semester 1 2021 telah mencapai 49,7 persen dari target Rp900 triliun. Kementerian Investasi/BKPM optimistis bisa mencapai target Rp900 triliun karena reformasi terhadap regulasi, yakni UU Cipta Kerja telah selesai, begitu juga dengan Online Single Submission (OSS) sebagai implementasi dari PP Nomor 5 dan 6.

"Sekalipun kami akui masih ada banyak kekurangan-kekurangan di sana-sini yang harus kita benahi, tapi ini adalah starting awal. Saya dalam forum ini sekaligus ingin mempromosikan para investor untuk menanamkan modal kalian di Jawa Barat sebagai salah satu alternatif terbaik dari sekian banyak provinsi yang juga terbaik," tutur Bahlil.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: