Jumlah Rig Pengeboran AS Naik, Harga Minyak Anjlok

Ranto Rajagukguk ยท Selasa, 12 Februari 2019 - 07:44 WIB
Jumlah Rig Pengeboran AS Naik, Harga Minyak Anjlok

Harga minyak turun seiring meningkatnya jumlah rig pengeboran AS. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak turun pada Senin (11/2/2019) waktu setempat karena naiknya jumlah rig Amerika Serikat (AS) dan kekhawatiran permintaan energi membebani pasar.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun 0,31 dolar AS menjadi 52,41 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 0,59 dolar AS menjadi 61,51 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Jumlah rig minyak AS naik tujuh minggu lalu, sehingga totalnya kini menjadi 854, menurut data yang dirilis oleh perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada Jumat. Jumlah rig pengeboran aktif di AS meningkat empat menjadi 1.049, atau 74 lebih banyak dari waktu yang sama tahun lalu.

Para pedagang resah atas tanda-tanda kenaikan produksi minyak AS dan khawatir tentang perlambatan permintaan energi yang dipicu oleh melemahnya ekonomi global, para ahli mencatat.

Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi zona euro pada 2019 dan 2020 dalam laporan terbarunya, menyalakan kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Sementara itu, dolar AS yang lebih kuat juga membuat harga komoditas dalam mata uang kurang menarik bagi investor.

Dolar AS menguat pada akhir perdagangan Senin. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,44 persen menjadi 97,0608.


Editor : Ranto Rajagukguk