Karyawan Grab yang Terkena PHK Dapat Saham hingga Laptop

Aditya Pratama ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 22:37 WIB
Karyawan Grab yang Terkena PHK Dapat Saham hingga Laptop

CEO & Co-founder Grab, Anthony Tan. (Foto: Ist)

SINGAPURA, iNews.id - Grab memutuskan untuk mem-PHK 360 karyawan di tengah pandemi Covid-19. Jumlah itu kurang dari 5 persen dari total karyawan Grab.

Founder & CEO Grab, Anthony Tan mengaku berat melepas ratusan karyawan yang telah berkontribusi kepada Grab. Keputusan PHK itu dinilainya terpaksa dilakukan setelah berbagai efisiensi mulai dari penghematan biaya hingga pemangkasan gaji karyawan level atas.

"Jika Anda menjadi salah satu karyawan yang terdampak, Anda akan menerima email hari ini, 16 Juni pukul 1 siang waktu Singapura, yang berisi petunjuk selanjutnya," kata Tan lewat memo kepada karyawan, Selasa (16/6/2020).

Tan mengatakan, Grab akan memberikan dukungan finansial hingga moral kepada ratusan karyawan terdampak. Dukungan itu di antaranya uang pesangon senilai gaji setengah bulan dikali setiap enam bulan masa kerja atau berdasarkan peraturan yang berlaku. Opsi yang dipilih yang jumlahnya paling besar.

Kedua, mereka memperoleh uang penghargaan yang nilainya setara 1,5 kali gaji. Uang tersebut diberikan sebagai bantuan Grab selama krisis Covid-19 dan bonus.

Ketiga, Grab akan memberikan saham perusahaan sebagai apresiasi bagi karyawan yang telah berkontribusi. Dengan begitu, mereka tetap bisa menjadi pemegang saham meski meninggalkan Grab. Keempat, asuransi kesehatan yang berlaku hingga akhir tahun.

"Jadi Anda tidak usah khawatir di masa-masa yang penuh ketidakpastian ini," kata Tan.

Kelimat, karyawan yang hamil atau istrinya hamil bisa menguangkan jatah cuti hamil. Konversi cuti menjadi uang juga berlaku bagi cuti tahunan yang belum diambil dan kredit GrabFlex yang belum terpakai.

Tan mengatakan, Grab akan memberikan dukungan bagi karyawan yang hendak pindah karier atau mengembangkan talenta oleh Tim Talent Acquisition Grab. Mereka bisa mengakses sesi latihan dari para ahli sekaligus konten pengembangan karier selama setengah tahun.

Selain itu, mereka akan mendapatkan dukungan moral lewat Grabber Assistance Program selama tiga bulan sejak tanggal terakhir bekerja.

"Terakhir, Anda tetap boleh menyimpan laptop Anda yang bisa membantu Anda mencari petulangan baru selanjutnya," kata Tan.

Editor : Rahmat Fiansyah