Kasus Jiwasraya, Komisi XI DPR Bentuk Panja Jasa Keuangan

Muhammad Aulia ยท Selasa, 21 Januari 2020 - 14:00 WIB
Kasus Jiwasraya, Komisi XI DPR Bentuk Panja Jasa Keuangan

Pimpinan Komisi XI DPR yang diketuai Dito Ganinduto saat jumpa pers pembentukan panitia kerja (panja) industri jasa keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/1/2020). (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Komisi XI DPR membentuk panitia kerja (panja) industri jasa keuangan. Pembentukan panja tersebut dilatarbelakangi sejumlah kasus yang membelit perusahaan jasa keuangan, terutama PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Panja ini untuk pengawasan indsutri jasa keuangan. Tapi, memang prioritas kami akan mulai dengan Jiwasraya," ujar Ketua Komisi XI DPR, Dito Ganinduto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/01/2020).

Dito memastikan panja tidak hanya fokus melihat Jiwasraya, namun juga perusahaan lain seperti AJB Bumiputera, Asabri, Taspen, hingga Bank Muamalat. Namun, persoalan Jiwasraya tetap menjadi prioritas awal.

Politikus Partai Golkar tersebut menilai, masalah Jiwasraya kini telah menjadi konsumsi publik dan pembahasannya lebih luas dibandingkan isu-isu lainnya.

Dito berharap pembentukan panja yang dilakukan Komisi XI bisa membantu penyelesaikan kasus Jiwasraya. Legislator, kata dia, akan fokus pada nasabah Jiwasraya yang dirugikan.

"Tujuan kami adalah Jiwasraya nasabahnya bisa mendapatkan hak mereka, sesuai dengan yang mereka keluarkan dan sesuai janji Menteri BUMN," ucap Dito.

Dito menyebut, Komisi XI juga berkoordinasi dengan Komisi III dan Komisi V yang sudah membentuk panja terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih.

"Tidak overlap dan dan tidak membebani stakeholder dalam menjalankan tugas," kata Dito.


Editor : Rahmat Fiansyah