KEK Galang Batang Bintan Beroperasi, Investasi Sudah Tembus Rp5,6 T

Rully Ramli ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 19:05 WIB
KEK Galang Batang Bintan Beroperasi, Investasi Sudah Tembus Rp5,6 T

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (8/12/2018). (Foto: Ist)

BINTAN, iNews.id - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang berlokasi di Bintan, Kepulauan Riau resmi beroperasi. Meski tergolong baru, pembangunan KEK tersebut sudah mulai menggeliat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, investasi di KEK hingga kuartal III-2018 sudah menembus Rp5,6 triliun. Investasi dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia (PT BIA) yang membangun infrastruktur penunjang kawasan dan pabrik alumina.

"Realisasi investasi itu meliputi pembangunan pelabuhan dengan dermaga yang telah selesai, nilainya Rp951 miliar," kata Darmin, Sabtu (8/12/2018).

Selain itu, PT BIA juga tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 6x25 megawatt senilai Rp1,93 triliun dan bendungan dengan kapasitas 7,52 juta meter persegi dengan nilai investasi Rp196 miliar.

PT BIA juga sedang membangun pabrik yaitu pabrik pengolahan alumina dengan kapasitas 2 juta ton dan pabrik batu bata dan gasifikasi batu bara senilai Rp870 miliar.

"Semua investasi dan pembangunan itu dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia selaku pengusul KEK Galang Batang," ujar Darmin.

KEK Galang Batang diproyeksikan menjadi kawasan dengan kegiatan utama berupa industri aluminium dan turunannya dengan perkiraan investasi Rp36,25 triliun.

"Dengan investasi tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi wilayah serta akan menyerap tenaga kerja paling tidak sebesar 23.200 orang,” kata Mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Dia juga mendorong keterlibatan masyarakat atas KEK Galang Batang, sehingga diharapkan akan mampu menjembatani kesenjangan sosial dan ekonomi dalam masyarakat di wilayah.

”Keterlibatan masyarakat atas dunia usaha di wilayah perlu ditingkatkan melalui link and match pendidikan dan kewirausahaan,” katanya.

Direktur PT Bintan Alumina Indonesia, Santony mengatakan nilai investasi, pembangunan dan pengembangan KEK Galang Batang akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Dia menargetkan nilai investasinya bisa mencapai Rp72 triliun dalam sepuluh tahun ke depan.

"Saya berharap investasi ini akan menyumbang dampak positif terhadap perekonomian wilayah dan juga perekonomian nasional pada umumnya" kata dia.

Selain KEK Bintan, akan ada tiga KEK lagi yang akan dioperasikan dalam waktu dekat, yaitu KEK Arun Lhokseumawe, KEK Bitung, dan KEK Morotai. Ketiganya ditargetkan selesai pada awal 2019.


Editor : Rahmat Fiansyah