Kementerian PUPR Catat Penerima Dana FLPP 68.785 Debitur

Antara ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 23:15 WIB
Kementerian PUPR Catat Penerima Dana FLPP 68.785 Debitur

Kementerian PUPR mencatat penerima dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 24 Juni 2020 sebanyak 68.785 debitur. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat penerima dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 24 Juni 2020 sebanyak 68.785 debitur. Adapun calon debitur terdaftar di aplikasi Sistem KPR Bersubsidi Perumahan sebanyak 173.602.

“Saat ini ada 14.284 calon debitur yang berada dalam proses verifikasi bank. Sebanyak 1.011 calon debitur sudah mengajukan dana FLPP ke PPDPP dan tercatat sebanyak 68.785 debitur telah menerima dana FLPP,” ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR, Arief Sabaruddin dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2020).

Dari database per 24 Juni 2020 pukul 08.07 WIB terdapat 173.602 calon debitur terdaftar di aplikasi Sistem KPR Bersubsidi Perumahan (SiKasep), dengan 31.082 dinyatakan belum lolos subsidi checking dan 68.023 dinyatakan lolos subsidi checking.

Dia menuturkan Sistem KPR Bersubsidi Perumahan tidak hanya melayani proses pengajuan rumah FLPP, tetapi juga melayani proses pengajuan subsidi perumahan lain, yaitu Subsidi Selisih Bunga (SSB) yang dikelola oleh Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR. Tercatat per periode yang sama pengajuan SSB pada tahap proses verifikasi bank pelaksana sebanyak 5.606 calon debitur.

“Pengembangan aplikasi SiKasep ini tidak akan pernah berhenti sehingga semua data perumahan nantinya bisa menjadi satu dalam aplikasi ini. Pembuat keputusan bisa memanfaatkan data ini, mereka tinggal klik, data perumahan bisa tersaji dengan jelas,” kata Arief.

Terkait Sistem Informasi untuk Pengembang (SiKumbang), dari data motoring PPDPP tercatat 10.335 lokasi perumahan yang didaftarkan. Di mana sebanyak 9.620 lokasi perumahan sudah terintegrasi dengan SiKasep (siap akad).

Editor : Dani Dahwilani