Lanjutkan Proyek, MNC Land Siapkan Belanja Modal Rp2,5 Triliun

Ade Miranti Karunia Sari ยท Kamis, 26 April 2018 - 23:17 WIB
Lanjutkan Proyek, MNC Land Siapkan Belanja Modal Rp2,5 Triliun

Direktur MNC Land, Erwin Richard Andersen. (Foto: iNews.id/Ade Miranti Karunia Sari)

JAKARTA, iNews.id - PT MNC Land Tbk (KPIG) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini senilai Rp2,5 triliun untuk melanjutkan proyek properti di Lido, Sukabumi dan Nirwana Resort di Bali.

"Sementara ini kami tidak memiliki rencana untuk proyek baru karena berfokus pada dua proyek yang sudah ada,” ujar Direktur MNC Land, Erwin Richard Andersen saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSTLB) di Gedung iNews Center, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Dia mengatakan, untuk proyek di Lido, perusahaan telah menyelesaikan tahap finalisasi desain proyek, termasuk penunjukan konsultan dan mitra bisnis. Sementara untuk proyek di Bali, pemerataan bangunan lama telah dilakukan.

“Luas tanah 110 hektare dan kita akan tingkatkan perlahan menjadi 130 hektare. Saat ini sedang kita ratakan. Akhir tahun ini, kita siap bangun,” ujarnya. Namun, Erwin menyebut penambahan lahan sekitar 20 hektare tidak akan dilakukan tahun ini.

Erwin menambahkan, perusahaan akan mengandalkan kas internal untuk membiayai belanja modal. Sisanya berasal dari pinjaman bank (loan). Selain itu, perusahaan juga tengah mempertimbangkan opsi lain yaitu penerbitan saham baru melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dulu (HMETD) atau right issue lewat pasar modal. 

Ihwal pinjaman bank atau right issue, Erwin mengaku opsi-opsi ini masih terus dibahas, karena penyerapan belanja modal dilakukan bertahap menyesuaikan kebutuhan.

"Loan bank mungkin sekitar 70 persen dari capex. Saat ini sedang dibicarakan. Lalu, 20 persen itu itu kombinasi equity dan right issue," ujarnya.

Untuk tahun in, MNC Land menargetkan pendapatan bisa meningkat antara 5-10 persen. Perusahaan akan mengoptimalkan pendapatan dari Hotel Park Hyatt yang akan beroperasi akhir 2018. Adapun sumber pendapatan lainnya berasal dari  proyek Apartemen One East di Surabaya yang akan dibuka pada Mei mendatang dan Apartemen Oakwood yang akan beroperasio antara Juli atau Agustus  2018.

Erwin memproyeksikan porsi pendapatan MNC Land dari sektor apartemen akan meningkat dari 8 persen menjadi 14 persen. Menurutnya, dengan progres pembangunan proyek apartemen yang telah mencapai 98 persen, maka penjualannya bisa dibukukan pada tahun ini.

Editor : Rahmat Fiansyah