Luhut Ancam Cabut Izin Proyek Infrastruktur yang Mangkrak

Rina Anggraeni ยท Sabtu, 12 September 2020 - 10:56 WIB
Luhut Ancam Cabut Izin Proyek Infrastruktur yang Mangkrak

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan meminta proyek infrastruktur dikerjakan tepat waktu. Dia bakal mencabut izin proyek yang mangkrak.

"Kita sering tersandera oleh izin, jadi ke depannya jika ada proyek yang tidak berjalan kami akan cabut izinnya dan kita beri kepada pihak lain yang sanggup menjalankan," katanya, Sabtu (12/9/2020).

Luhut juga meminta kepada kontraktor utama proyek, terutama BUMN untuk tidak menunda-nunda pembayaran kepada subkon. Praktik ini dinilainya membuat kondisi bisnis infrastruktur, khususnya jalan tol, menjadi tidak baik.

"Kami melihat pendapatan BUMN-BUMN infrastruktur bisa dikatakan baik atau cukup baik. Jadi saya imbau mereka untuk tidak menunda pembayaran kepada supplier terlalu lama, bahkan ada yang sampai setahun, sehingga kondisi keuangan BUMN bisa sehat dan perusahaan-perusahaan sehat sehingga bisnis tol lebih sehat lagi," tuturnya.

Dalam bisnis infrastruktur, Luhut menekankan pentingnya studi kelayakan (feasibility study). Studi yang baik dan akurat bisa membuat investor percaya.

"Studi sangat penting kalau Sovereign Wealth Fund (SWF) masuk ke Indonesia dan berinvestasi di jalan tol, mereka akan melihat efisiensi. Pengalaman kami, masalah pembebasan tanah adalah salah satu hal yang harus betul-betul dicermati. Ini hal kecil tapi kan bisa sangat mengganggu jika tidak cermat menghitungnya," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah