Luhut Klaim Sudah Koordinasi dengan Terawan dan Anies soal Aturan Ojol saat PSBB

Aditya Pratama ยท Selasa, 21 April 2020 - 21:44 WIB
Luhut Klaim Sudah Koordinasi dengan Terawan dan Anies soal Aturan Ojol saat PSBB

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Driver ojek online (ojol) dibuat bingung dengan aturan pemerintah soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, ada perbedaan ketentuan antar peraturan menteri.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 tahun 2020 yang dikeluarkan Luhut, ojol boleh mengangkut penumpang. Sementara Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 tahun 2020 melarang ojol mengangkut penumpang.

Menteri Perhubungan Ad Interim, Luhut Pandjaitan menilai tak ada pertentangan soal boleh tidaknya ojol untuk mengangkut penumpang dalam Permenhub 18/2020 dan Permenkes 9/2020. Dia mengklaim saat menerbitkan Permenhub, koordinasi dengan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah dilakukan.

"Sebenarnya koordinasi kami dengan Pak Menkes sangat baik, berkali kali, dan juga kepada Pak Anies mengenai ini, jadi memang by design (sengaja) bukan ada yang tidak pas mengenai pembuatan Permenhub mengenai pengaturan di PSBB itu," ujar Luhut, Selasa (21/4/2020).

Dia mengatakan, Permenhub tersebut sengaja dibuat untuk memberikan ruang kepada kepala daerah menentukan kebijakan masing-masing soal ojol. Pemerintah pusat, kata dia, tak ingin memaksa daerah dengan aturan yang terlalu ketat.

"Jadi, ojol kita siapkan itu karena kita lihat memang supaya daerah lain seperti Pekanbaru kemarin punya daerah itu buat kewenangan boleh dia angkut penumpang, boleh juga dia bilang enggak mau angkut penumpang. Kita juga tidak ingin ketat semua tapi kita bikin bertahap, seperti bahasa militer bertahap, bertingkat dan berlanjut," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah