MNC Group Perkuat Bisnis Digital dan Pertahankan Keunggulan Media Konvensional

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 25 September 2019 - 14:53:00 WIB
MNC Group Perkuat Bisnis Digital dan Pertahankan Keunggulan Media Konvensional
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT). (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id - MNC Group terus memaksimalkan lini bisnis sektor media seiring masifnya perkembangan teknologi digital di dalam negeri. Hal tersebut membuat bisnis media MNC Group berkembang tak hanya televisi dan konten (MNCN), tapi juga media PayTV dan Broadband (MNC Vision/MVN). 

"Banyak yang menyangka MNC itu hanya konvensional media, tidak. Karena dunia ini sudah banyak perubahan. Kita bukan lagi konvensional media bisnis karena sampai saat ini terbukti MNC bisa menumbuhkan konten digital tanpa melepas bisnis televisi konvensional," ujar Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat Investor Gathering di iNews Tower, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Pada tiga tahun mendatang, bisnis digital dan konten perusahaan diharapkan berkontribusi hingga 40 persen ke pendapatan. Sementara, pada lima tahun mendatang, kontribusi ini ditargetkan meningkat 50 persen.

HT menjelaskan, untuk bisnis televisi, basis pendapatan berasal iklan. Sebanyak 60 persen iklan masih ditayangkan di TV nasional meskipun konten digital sedang tumbuh pesat. "Yang tergerus adalah iklan melalui radio dan media cetak, sementara iklan digital diprediksi akan tumbuh hingga 25 persen dalam tiga tahun mendatang,” kata dia.

Mengingat wilayah Indonesia yang sangat luas dan terpisah menjadi ribuan pulau, media digital masih banyak kendala untuk bisa menjangkau hingga ke pelosok daerah. Apalagi saat ini akses internet masih belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.

"Internet juga tidak akan bisa menyalip TV selama kualitas konektivitasnya masih belum sempurna dan selama masih mahal," kata dia.

Oleh karenanya, media digital dapat melesat pertumbuhannya jika didukung oleh koneksi internet yang merata, kualitas jaringan dan kecepatan internet tinggi, dan tentunya dapat diperoleh dengan harga yang murah. 

Dia melanjutkan, saat ini audience share TV milik MNC Group lebih dari 41 persen dengan basis pemirsa lebih dari 100 juta jiwa. Angka ini sangat besar karena hampir setengah penduduk Indonesia yang berjumlah 260 juta jiwa menjadi pemirsa TV milik MNC Group.

"YouTube itu basis registered user ya bukan pemirsa, itu 95 juta. Kalau MNC Group basis pemirsanya itu 41 persen atau lebih dari 100 juta pemirsa," ucapnya.

Saat ini MNC Group memiliki empat stasiun TV yaitu RCTI, MNC TV, Global TV, dan iNews TV. Dalam pertelevisian nasional, pendapatan dari iklan masih menjadi pemasukan terbesar stasiun TV sebesar 60 persen. Tapi MNC Group mampu mendapatkan market share iklan sebesar 45 persen.

"Market share iklan TV untuk MNC Group 45 persen. Artinya 45 persen yang dari seluruh iklan di TV itu larinya ke TV nya MNC Group," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda