OJK Sebut Perusahaan Asuransi yang Punya Direktur Kepatuhan Baru 19 Persen

Aditya Pratama ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 19:27 WIB
OJK Sebut Perusahaan Asuransi yang Punya Direktur Kepatuhan Baru 19 Persen

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ariastiadi. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mewajibkan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) termasuk asuransi mempunyai direktur kepatuhan atau pejabat yang membawahi fungsi kepatuhan. Namun, saat ini jumlahnya masih sekitar 19 persen.

Kewajiban tersebut dituangkan dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 43 tahun 2019 yang merupakan revisi atas POJK 73/2016. Dalam POJK tersebut, direksi kepatuhan tidak boleh dirangkap oleh direksi lain seperti operasional, keuangan, atau pemasaran.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A OJK Ariastiadi mengatakan, sampai saat ini baru 25 perusahaan asuransi yang telah memiliki direktur kepatuhan atau pejabat yang membawahi fungsi kepatuhan dalam susunan manajemennya.

"Saat ini sudah ada sekitar 25 perusahaan asuransi dari 130 yang punya direktur kepatuhan," ujar Ariastiadi di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Dia menjelaskan, pentingnya perusahaan asuransi memiliki direktur kepatuhan adalah untuk menjaga kesehatan kinerja di setiap perusahaan asuransi.

"Ada kompleksitas dari bisnis, sama profil risikonya. Harus ada fungsi tak ada patokan tapi perhitungan lain terhadap ada," kata dia.

Menurut Aristiadi, budaya kepatuhan di industri asuransi harus ditegakkan untuk mengurangi potensi fraud. Keberadaan direktur kepatuhan untuk memastikan seluruh aktivitas operasional dan bisnis asuransi mematuhi regulasi yang ada.


Editor : Rahmat Fiansyah