Oracle Jadi Mitra TikTok di AS, Donald Trump: Saya Tidak Suka Itu

Djairan ยท Kamis, 17 September 2020 - 09:48 WIB
Oracle Jadi Mitra TikTok di AS, Donald Trump: Saya Tidak Suka Itu

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tak senang usai ByteDance memilih Oracle sebagai mitra TikTok di Negeri Paman Sam. ByteDance lebih tertarik pada proposal Oracle ketimbang Microsoft.

Dikutip dari Bloomberg, Kamis (17/9/2020), kerja sama itu membuat ByteDance tetap mempertahankan mayoritas kepemilikan aset TikTok sementara Oracle memiliki saham minoritas.

“Secara konseptual, saya dapat memberitahu Anda bahwa saya tidak suka itu. Saya belum ingin menandatangani persetujuan apa pun, dan perlu mengetahui lebih detail proposalnya," ujar Trump.

Para pejabat tinggi Gedung Putih dikabarkan proposal Oracle untuk operasi TikTok di AS gagal memberikan solusi atas isu keamanan nasional. Meskipun kesepakatan masih dapat berubah, hasil akhir tetap bergantung pada Trump yang memiliki wewenang untuk menyetujui atau menolak proposal tersebut.

Menteri Luar Negeri AS, Michael Pompeo khawatir kepemilikan mayoritas oleh Bytedance masih dapat mengakses data sekitar 100 juta pengguna TikTok di Amerika. Padahal, berdasarkan kesepakatan, Oracle akan bertanggung jawab untuk menyimpan data pengguna TikTok.

Tawaran kedua perusahaan masih dalam pertimbangan di Komite Investasi Asing AS (CFIUS), yang akan memeriksa kesepakatan dengan pertimbangan keamanan nasional. Di dalamnya melibatkan Departemen Keuangan, Kehakiman dan lembaga lainnya, yang akan mengadakan pertemuan lanjutan pada Rabu pekan depan untuk membahas potensi penjualan.

TikTok telah menjadi target Trump beberapa bulan terakhir yang sering dikaitkan dengan upayauntuk menghukum China atas kemunculan Covid-19. Dia berulang kali menegaskan, penjualan operasi TikTok harus menyertakan pembayaran dengan jumlah besar kepada negara di samping penguasaan saham mayoritas oleh perusahaan AS.

Editor : Rahmat Fiansyah