Pandemi Covid-19, Bandara Changi Potong Gaji Pegawai

Djairan ยท Sabtu, 03 Oktober 2020 - 21:15:00 WIB
Pandemi Covid-19, Bandara Changi Potong Gaji Pegawai
Perusahaan pengelola Bandara Changi Singapura, Changi Airport Group mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak yang belum pernah dirasakan sebelumnya. (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Perusahaan pengelola Bandara Changi Singapura, Changi Airport Group mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Changi berupaya penghematan besar-besaran karena trafik penerbangan turun ke level terendah dalam sejarahnya.

Untuk menghemat kas, Changi memotong gaji hingga 30 persen untuk seluruh pegawai manajemen dan staf. Tak hanya itu, perusahaan juga berencana untuk tidak membayar dividen pada tahun ini, serta menghentikan operasi di dua terminal besar untuk menghemat biaya operasional. Perusahaan juga terpaksa menangguhkan pembangunan terminal kelima setidaknya selama dua tahun.

"Pertempuran dengan Covid-19 baru saja dimulai. Masa depan industri penerbangan memang tampak menakutkan dengan situasi yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan sama sekali,” ujar juru bicara Changi Airport Group dalam laporan tahunannya, dikutip dari Bloomberg Sabtu (3/10/2020).

Namun, di tengah kesuraman Covid-19, pada Mei lalu Changi kembali terpilih sebagai bandara terbaik dunia untuk delapan tahun berturut-turut berdasarkan peringkat dari Skytrax. Pada 2019, Bandara Changi membuka Jewel yakni kompleks perbelanjaan dan hiburan dengan pertokoan dan atraksi seluas 1,5 juta kaki persegi. Termasuk di dalamnya hutan hujan buatan, labirin dan air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia.

Tetapi Covid-19 mengubah keadaan. Laporan tahunan mengungkapkan gambaran dampak pada sebagian bisnis normal Changi. Pada fiskal 2019/2020 yang berakhir Maret, laba anjlok 36 persen menjadi 319 juta Dolar AS karena biaya penurunan nilai dan diperburuk oleh anjloknya perjalanan internasional. Namun, kompleks perbelanjaan dan hiburan Jewel sedikit membantu meningkatkan pendapatan 2,6 persen menjadi 2,2 miliar dolar AS.

Selama pandemi Covid-19, Changi telah memfasilitasi penerbangan kargo untuk menjaga rantai pasokan global. Terutama pada komoditas penting seperti makanan dan persediaan medis. Hal itu untuk membantu Singapura dalam menangani Covid-19 di asrama pekerja yang menampung banyak tenaga kerja asing.  

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda