Pembentukan Holding BUMN Penerbangan Diundur Setelah Lebaran

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 21 Mei 2019 - 22:08 WIB
Pembentukan Holding BUMN Penerbangan Diundur Setelah Lebaran

Deputi Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Rencana pembentukan holding BUMN penerbangan dipastikan mundur. Sedianya, rencana itu akan dituntaskan paling lambat semester I-2019.

Deputi Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan, pemerintah masih mematangkan rencana pembentukan holding BUMN. Proses ini tidak akan tepat waktu karena terdapat libur Lebaran.

"Kita mundurkan sedikit tapi biar lebih matang. Awal semester II ya, kan libur nanti Juni, setengah bulan kita libur," ujar Gatot di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

BACA JUGA:

Gabung Holding Penerbangan, Pelita Air Dipasok 400 Pesawat Kargo

Tunjuk Penas Pimpin Holding Penerbangan, Ini Pertimbangan Pemerintah

Dia memastikan pemerintah bersama BUMN terkait akan mengebut penyelesaian holding penerbangan. Besok, kata dia, pemerintah akan kembali menggelar rapat bersama dengan pimpinan BUMN yang akan tergabung dalam holding tersebut.

"Mau rapat lagi besok malam sama dirut-dirut. Masalah mengkaji holding. Kita akan mempertajam dari sisi mengoptimalkan holding itu sendiri," ucap Komisaris Pertamina itu.

Holding BUMN penerbangan merupakan bagian dari grand strategy pemerintah untuk holdingisasi perusahaan-perusahaan pelat merah. Untuk holding penerbangan, PT Survai Udara Penas (Persero) akan ditunjuk sebagai induk dengan anggotanya yaitu PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Pelita Air Service.


Editor : Rahmat Fiansyah