Pengamat: Ririek Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Anak Usaha Tak Masuk Hitungan

Athika Rahma ยท Jumat, 27 Mei 2022 - 18:19:00 WIB
Pengamat: Ririek Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Anak Usaha Tak Masuk Hitungan
Dirut Telkom Ririek Adriansyah baru menjabat 3 tahun. Foto: Sindonews

JAKARTA, iNews.id - Associate Director BUMN Research Group LMUI Toto Pranoto mengatakan, Ririek Adriansyah baru menjabat sebagai Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) selama tiga tahun setelah ditunjuk pada 24 Mei 2019 dan masih menjabat sampai saat ini. Hal ini menjawab sejumlah kalangan yang menyebut Ririek sudah melewati masa jabatannya di BUMN telekomunikasi tersebut. 

Toto menjelaskan, masa jabatan dirut BUMN berlangsung selama dua periode atau 10 tahun. Hal ini tercantum dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 45 tahun 2005 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan, dan Pembubaran BUMN, khususnya Pasal 19 ayat 1 beserta penjelasannya mengatur bahwa anggota direksi BUMN diangkat untuk masa jabatan lima tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan. 
 
"Masa jabatan maksimal dua periode atau 10 tahun itu untuk menjabat di BUMN yang sama," kata Toto dalam keteranagannya, Jumat (27/5/2022).

Dia menjelaskan, posisi Ririek yang pernah menjadi Direktur Utama PT Telkomsel pada periode 2014 hingga 24 Mei 2019 tidak masuk dalam hitungan lantaran Telkomsel merupakan anak usaha dari Telkom. Toto mengatakan, peraturan dua periode hanya diberlakukan jika seseorang menjabat pada BUMN yang sama. 

"Tapi kalau kemudian dia pindah menjadi dirut di BUMN lain, maka argonya bisa dimulai dari nol lagi," ujar Toto.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga juga menepis anggapan bahwa Ririek Adriansyah sudah habis masa jabatannya sebagai Dirut Telkom.

"Pak Ririek itu 2019 (diangkat jadi dirut). Pak Ririek itu sebelumnya di Telkomsel, bukan dirut Telkom. 2019 beliau di Telkom, ya masih bisa lah (jadi dirut Telkom)," ujar Arya kepada media di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Arya menyampaikan dalam peraturannya, masa jabatan direksi BUMN hanya lima tahun dan dapat diperpanjang lima tahun lagi. Sementara Ririek, kata Arya, baru tiga tahun menjadi dirut Telkom.

"Kalau di PP-nya apa, lima tahun, setelah itu bisa diperpanjang lima tahun lagi. Masa periodenya 10 tahun, 2019 baru tiga tahun. Ini BUMN yang sama," ucap Arya.

Toh, lanjut Arya, sejauh ini tidak ada agenda pergantian direktur utama dalam RUPS PT Telkom Indonesia (Persero).

"Tapi kita belum tahu juga, kan nanti ada RUPS, tapi RUPSnya tidak ada agenda itu kan, tidak ada agenda pergantian kepengurusan," kata Arya.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: