Pengusaha Mal dan Hotel Mulai Waspada Peningkatan Covid-19

Dinar Fitra Maghiszha ยท Senin, 11 Juli 2022 - 11:51:00 WIB
Pengusaha Mal dan Hotel Mulai Waspada Peningkatan Covid-19
Tingkat sewa atau hunian pusat perbelanjaan belum sepenuhnya pulih meskipun jumlah pengunjung meningkat seiring meredanya penyebaran Covid-19. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pengusaha mal dan hotel mulai waspada terkait peningkatan kasus Covid-19. Hingga Minggu (10/7/2022), ada 2.576 kasus baru Covid-19 di Indonesia. Hal itu, membuat tingkat sewa atau hunian mal dan hotel masih terbatas, meskipun pemerintah telah melonggarkan aturan perjalanan dan pembatasan kegiatan masyarkat.

Direktur PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), Tjia Daniel Wirawan,  mengatakan pandemi Covid-19 masih menjadi kendala sekaligus tantangan, terutama bagi pengusaha pusat perbelanjaan dan perhotelan.

"Penurunan daya beli masyarakat yang disebabkan oleh kondisi makro ekonomi yang mengalami tekanan negatif sebagai dampak pandemi Covid-19 yang menyebar ke seluruh dunia, secara langsung mempengaruhi hunian pusat perbelanjaan dan hotel," kata Daniel dalam paparan publik, dikutip Senin (11/7/2022).

Sebagai catatan, PAMG merupakan perusahaan terbuka yang memiliki aset properti Mall Pekanbaru, dan hotel bintang lima Grand Jatra Hotel. Daniel juga menyoroti sejumlah regulasi pemerintah terkait potensi pembatasan sosial baru yang dapat membebani konsumen.

"Mahalnya transportasi antar-kota, sehingga ini mempengaruhi tingkat hunian hotel yang juga berpengaruh terhadap kunjungan pusat perbelanjaan," tutur Daniel.

Demi mengantisipasi tantangan itu, perseroan sedang mempersiapkan sejumlah strategi seperti mengeluarkan diskon sewa kepada pada tenant mal, mengadakan program diskon dan undian bagi pengunjung, dan menyelenggarakan event.

Sejalan dengan pemulihan ekonomi, menurut Daniel, fungsi pusat perbelanjaan di Indonesia sudah mulai bergeser, bukan hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga tempat berkumpul, meeting point, dan bersosialisasi.

"Sehingga perseroan akan membuat dan merenovasi kios eksisting yang masih kosong menjadi tempat usaha food & beverage untuk disewakan. Dengan adanya perubahan tersebut, perseroan optimis itu akan menjadi sumber pendapatan baru," tutur Daniel.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda