Penyelesaian Penanganan Wabah PMK Berlarut-larut Bakal Pengaruhi Kinerja Ekspor

Iqbal Dwi Purnama ยท Senin, 15 Agustus 2022 - 19:42:00 WIB
Penyelesaian Penanganan Wabah PMK Berlarut-larut Bakal Pengaruhi Kinerja Ekspor
Penyelesaian penanganan wabah PMK berlarut-larut bakal pengaruhi kinerja ekspor. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementan Bambang mengatakan, penyelesaian penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang berlarut-larut bakal memengaruhi kinerja ekspor Indonesia. Bahkan bukan hanya untuk produk pangan, beberapa negara pun mempertanyakan produk yang dihasilkan dari daerah terwabah PMK atau tidak.

"Saya ingatkan dampak PMK ini bukan hanya pada kerugian peternak sapi, kambing, dan lainnya, tetapi dampaknya bakal meluas terhadap produk ekspor kita. Bahkan untuk produk nonpangan pun, pasar dunia sudah mempertanyakan seberapa jauh produk itu dihasilkan dari wilayah yang terserang PMK," kata dia, Senin (15/8/20220.

Adapun virus PMK saat ini mengalami tren kenaikan setelah sempat menurun. 

"Pada hari ini masih tercatat 19 provinsi kasus aktif," ujarnya.

Dia pun mengingatkan kepada para jajaran Kementan di daerah masing-masing untuk memperketat lalu-lintas hewan ternak yang rentan tertular wabah PMK.

"Untuk ini, saya berpesan kepada teman-teman terkait dengan tim gugus tugas, untuk benar-benar menyikapi dengan baik, di daerah optimalkan tim gugus tugas karena ini sangat membantu kerja kementerian," ucap dia.

Kementan juga mengimbau kepada pemerintah daerah maupun tim satgas untuk benar-benar serius dalam memperketat lalu-lintas hewan ternak agar penanganan wabah PMK bisa cepat teratasi. Pasalnya, menurut Bambang, memengaruhi kinerja ekspor.

"Secara khusus pada teman karantina, kita konsisten menjaga lalulintas hewan ternak yang rentan PMK, jaga ketat daerah yang hijau," kata Bambang.

"Daerah hijau yang pernah terinfeksi, bersama satgas dan pemda, amati dengan baik, laporkan langsung agar bisa di eksekusi, dilakukan penanganan sehingga tidak memungkinkan Penularann ke daerah lain," imbuh dia.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda