Peringati Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Buku "Cahaya untuk Desa"

Oktiani Endarwati ยท Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:40:00 WIB
Peringati Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Buku "Cahaya untuk Desa"
PLN akan terus melakukan penyambungan listrik baru sampai pelosok desa.(Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Memperingati Hari Listrik Nasional ke-76 pada tahun ini,  PT PLN (Persero) meluncurkan buku bertajuk "Cahaya untuk Desa". Buku tersebut merangkum perjuangan insan PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke pelosok desa. 

"Kami mengapresiasi kerja insan-insan PLN yang terangkum dalam buku Cahaya untuk Desa. Ini adalah bukti kerja keras dan cerdas PLN dalam membawa cahaya untuk desa-desa di pelosok nusantara. Juga sebagai bukti sejarah, bahwa meski di tengah pandemi PLN tetap berkinerja tinggi bagi negeri," ujar Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini dikutip, Rabu (27/10/2021).

Buku setebal 266 halaman ini, merekam jejak PLN dalam merefleksikan kerja keras, komitmen, dan pencapaian listrik berkelanjutan. Terdiri dari 5 bab, buku ini menguraikan pengalaman unik dan menarik yang disertai tantangan untuk menghadirkan terang bagi puluhan ribu desa. 

Salah satu kisah menarik dalam buku tersebut adalah tentang Kampung Kwaedamban, Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Desa ini unik karena mesti dicapai melewati perjalanan udara, sungai dan hutan. 

Ada pula kisah petugas PLN saat memasang jaringan listrik di desa-desa di perbatasan dengan Malaysia, Vietnam, Filipina hingga Australia. Mereka harus menembus hutan, melewati laut dengan ombak yang ganas, agar dapat mencapai desa terpencil di perbatasan yang nyaris tak pernah tersentuh manusia. 

"Kisah juang melistriki desa yang jauh dari infrastruktur memadai di pelosok negeri ini dirangkum dalam buku 'Cahaya untuk Desa'. Memanfaatkan momen Hari Listrik Nasional, keindahan perjuangan insan PLN bersama pemerintah dalam buku ini secara resmi kami rilis," ujar Zulkifli. 

Dia mengungkapkan, hingga September 2021, sebanyak 83.125 desa di seluruh wilayah Indonesia telah berhasil dilistriki. Capaian ini mendorong Rasio Desa Berlistrik (RDB) mencapai 99,62 persen. 

"Meski di tengah pandemi, RDB mencapai 99,62 persen per September 2021. Angka ini melampaui capaian tahunan 2020 lalu yang mencatat realisasi listrik desa sebanyak 82.569 desa dengan capaian RDB 99,52 persen," ujar Zulkifli.

Dia menjelaskan, dari 82.569 desa yang dilistriki melalui Program Listrik Desa, PLN berkontribusi melistriki 75.278 desa diantaranya. Sementara sisanya dikerjakan bersama dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, swadaya dari Pemerintah Daerah dan pihak terkait lainnya. 

Pada kesempatan itu, dia memotivasi insan PLN untuk tetap berdedikasi membawa kemajuan bagi bangsa dari desa-desa. Menurutnya, kehadiran listrik yang andal hingga ke desa menjadi penting untuk menggerakkan perekonomian. Terlebih dengan adanya disrupsi serta revolusi industri 4.0, maka upaya melistriki desa akan turut mendukung percepatan integrasi ekonomi masyarakat desa ke perekonomian nasional. 

"Kalau listrik sudah sudah menjangkau desa, harapan kita gerak ekonomi semakin bergerak cepat. Belum lagi bila ke depan seluruh desa bisa terintegrasi dengan masuknya akses internet, di mana PLN Grup juga memiliki produk ICON+ untuk solusi internet. Ini tentu akan mengangkat potensi ekonomi desa dalam ekosistem ekonomi digital kita," tutur Zulkifli.

Dirut PLN memaparkan, pihaknya terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk pemanfaatan tenaga listrik. Baru-baru ini, PLN bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan tenaga listrik untuk peningkatan produktivitas mendukung pengembangan ekonomi dan investasi.

Prosesi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendes PDTT dan PLN dilakukan oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dan Direktur utama PLN Zulkifli Zaini di Bali, Senin (25/10/2021) kemarin. Hadir menyaksikan penandatanganan Duta Besar Kanada untuk Indonesia H.E. Cameron MacKay, Gubernur Bali I Wayan Koster, serta Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan, dalam peningkatan ekonomi masyarakat serta produktivitas produk usaha kecil dan menengah (UKM) desa, maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma), perlu infrastruktur ketenagalistrikan yang memadai. 

"Semoga pertemuan ini, menjadi media promosi inovasi, media bertemunya petani dan produsen dari desa dengan investor, jalan bagi produk desa menemukan pasar potensial, untuk Kebangkitan Ekonomi Desa," ungkap Zulkifli.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: