Perkuat Permodalan, MNC Land Alokasikan dari Laba Tahun 2018

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 24 Juni 2019 - 15:46 WIB
Perkuat Permodalan, MNC Land Alokasikan dari Laba Tahun 2018

PT MNC Land Tbk (KPIG) selama 2018 membukukan laba bersih sebesar Rp619,84 miliar sehingga laba bersih per saham sebesar Rp8,36 per lembar saham. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - PT MNC Land Tbk (KPIG) selama 2018 membukukan laba bersih sebesar Rp619,84 miliar sehingga laba bersih per saham sebesar Rp8,36 per lembar saham.

Komisaris Utama MNC Land M Budi Rustanto dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan penggunaan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp619 triliun, untuk permodalan perseroan.

"Tahun 2018 MNC Land membukukan keuntungan sebesar Rp619 miliar. Pengunaan keuntungan tersebut akan dibukukan sebagai dana cadangan dan sisanya untuk saldo laba," ucapnya saat public expose di iNews Tower, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Dia melanjutkan, jumlah laba bersih tersebut sebanyak Rp1 miliar akan dialokasikan untuk dana cadangan. Dana ini untuk memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Kemudian sisa laba bersih perseroan akan dibukukan sebagai saldo laba (retained earnings) untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Selanjutnya, direksi perseroan diberikan kewenangan untuk pembagian bonus yang telah dianggarkan untuk melaksanakan pembagian bonus tersebut.

"Kami memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018," tutur dia.

Kendati demikian pada Kuartal I 2019, MNC Land mencatatkan kinerja yang cemerlang di mana laba bersih perseroan naik 6 persen menjadi Rp7,5 miliar dibandingkan kuartal I 2018 yang hanya Rp7 miliar.

Pertumbuhan laba ini didorong oleh peningkatan pendapatan yang sebesar Rp249 miliar pada periode ini dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp186 miliar. Kemudian, pokok pendapatan perseroan naik menjadi sebesar Rp148 miliar sepanjang kuartal I 2019 dibanding periode tahun sebelumnya sekitar Rp97 miliar.


Editor : Ranto Rajagukguk