Permintaan KPR BTN Naik Tajam usai PSBB Diperlonggar

Djairan ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 15:52 WIB
Permintaan KPR BTN Naik Tajam usai PSBB Diperlonggar

Properti. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) naik tajam usai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperlonggar. Kenaikan itu menjadi sinyal aktivitas perekonomian mulai bergerak.

“Memang kita lihat kondisi ekonomi berangsur-angsur pulih, misalnya dari sisi permintaan. Sampai dengan tanggal 25 Juni yang lalu, permintaan untuk KPR bersubsidi di BTN itu meningkat 75 persen lebih tinggi dibandingkan satu bulan sebelumnya,” katanya, Kamis (2/7/2020).

Tak hanya subsidi, Pahala mengatakan, kenaikan juga terjadi pada KPR nonsubsidi. Pada periode yang sama, permintaan naik sekitar 30-40 persen dibandingkan Mei 2020.

Mantan direktur Bank Mandiri itu mengatakan, KPR yang menjadi bisnis utama BTN memiliki prospek menarik karena tetap tumbuh meski ada pandemi Covid-19. Sementaran kredit lain belum menunjukkan permintaan yang tinggi.

“Untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah, untuk kredit modal kerja itu sudah mulai ada, itu pun tentunya belum kembali normal seperti yang kita lihat sebelum adanya pandemi ini,” kata dia.

Hingga akhir Juni, BTN telah menyetujui restrukturisasi kredit kepada debitur dengan nilai sekitar Rp30 triliun.

Editor : Rahmat Fiansyah