Permintaan Produk Industri Hulu Baja Nasional Turun 60 Persen, Peluang Ekspor Terbuka

Antara ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 07:01 WIB
Permintaan Produk Industri Hulu Baja Nasional Turun 60 Persen, Peluang Ekspor Terbuka

Permintaan produk industri hulu baja nasional di masa pandemi Covid-19, pada April hingga Mei 2020 turun 50-60 persen. (Foto: Krakatau Steel)

JAKARTA, iNews.id - Permintaan produk industri hulu baja nasional di masa pandemi Covid-19, pada April hingga Mei 2020 turun 50-60 persen. Namun, peluang pasar ekspor terbuka lebar karena sejumlah pabrikan asing menurunkan kapasitas produksi.

"Dalam dua bulan tersebut, permintaan pada industri hulu baja menurun 50-60 persen," kata Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira dalam keterangannya yang dilanair Kamis (11/6/2020).

Dia mengungkapkan, berdasarkan data Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA), utilisasi pabrikan pada April sampai Mei 2020 merosot mengikuti kontraksi permintaan. Kendati demikian, pengusaha baja hilir melihat peluang ekspor yang terbuka bagi industri baja nasional karena sejumlah pabrikan asing menurunkan kapasitas produksi.

Karena itu, peluang tersebut dapat dimanfaatkan pelaku industri baja nasional, termasuk PT Krakatau Steel (KS). "Posisi KS sebagai penyedia produk baja hulu terhadap industri hilir dan industri pengguna menjadikannya sebagai 'ibu industri' (mother of Industries) memiliki efek berantai sangat luas, khususnya dalam penyediaan lapangan pekerjaan, pengurangan ketergantungan terhadap impor dan peningkatan daya saing industri nasional," katanya.

Dia berharap dengan adanya relaksasi dan insentif bisa menghidupkan kembali industri baja dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Dani Dahwilani