Pertahankan Keunggulan Trade Finance, BNI Jadi Best Trade Finance Bank

Diaz Abraham ยท Selasa, 17 September 2019 - 18:35 WIB
Pertahankan Keunggulan Trade Finance, BNI Jadi Best Trade Finance Bank

General Manager BNI Singapura Rudy Sihombing (kiri) dan CEO Alpha Southeast Asia Siddiq Bazarwala (kanan) pada penyerahan Alpha Southeast Asia Award di Singapura, Selasa (17/9/2019). (Foto: BNI)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk kesembilan kalinya menerima penghargaan Best Trade Finance Bank in Indonesia dari Alpha Southeast Asia. Hal ini merupakan salah satu wujud nyata visi BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja. 

Layanan Trade Finance terbaik yang disiapkan BNI juga merupakan komitmen korporasi dalam mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekspor Indonesia. “BNI berkomitmen untuk meningkatkan cadangan devisa dengan memberikan fasilitas trade finance yang mudah dan cepat guna mendorong transaksi perdagangan ekspor. BNI meningkatkan upaya pelatihan, pendampingan, dan pengembangan produk, serta strategi pricing, tidak hanya untuk nasabah korporasi namun juga untuk UMKM yang berorientasi ekspor,” ujar Rudy, Selasa (17/9/2019).

Penghargaan perbankan bergengsi di Kawasan Asia Tenggara ini kembali dianugerahkan oleh Alpha Southeast Asia pada BNI di Singapura, Selasa (17/9/2019). Hadir menerima penghargaan ini, General Manager BNI Singapore Branch Rudy Sihombing Raihan.  

Rudy Sihombing menuturkan, selain pengelolaan rekening, bisnis kartu, dan ATM, trade finance juga termasuk ke dalam top four kontributor terbesar bagi perolehan fee based income (FBI) BNI secara keseluruhan. Hingga Agustus 2019, pencapaian trade finance dalam bentuk FBI telah mengalami pertumbuhan sebesar 7,6 persen YoY dan telah memberikan kontribusi sebesar 11,28 persen terhadap total FBI BNI. 

Meningkatnya pembangunan infrastruktur dalam negeri telah menjadikan BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam penyediaan layanan pembiayaan, khususnya Supply Chain Financing (SCF) dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Pada periode Januari-Agustus 2019, BNI berhasil membukukan volume trade finance sebesar 32,84 miliar dolar AS yang tumbuh sebesar 6,92 persen YoY.

 “Sejalan dengan ekspor Indonesia yang tengah digiatkan, BNI senantiasa berupaya untuk meningkatkan produk dan layanannya, tidak hanya pada bisnis trade finance, tetapi juga seluruh transaksi terkait seperti fasilitas pembiayaan, cash management, dan escrow account. Optimalisasi tersebut dilakukan melalui pengembangan platform Digital Banking yang mampu mengintegrasikan seluruh fitur jasa keuangan dari berbagai segmen, sesuai dengan kebutuhan nasabah, sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak nasabah dan memperluas pasar. Pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan utilisasi produk,” tutur Rudy.

Produk dan layanan trade finance di BNI ditunjang oleh sinergi jaringan kantor cabang luar negeri yang tersebar di enam negara meliputi Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, Amerika Serikat (New York), dan Korea Selatan (Seoul). Selain itu, keunggulan produk dan layanan trade finance BNI juga didukung oleh tenaga profesional bersertifikasi internasional. 

Alpha Southeast Asia merupakan media bisnis perbankan berbasis di Hong Kong yang secara reguler mengadakan kompetisi dan penghargaan bagi lembaga keuangan di negara-negara Kawasan Asia Tenggara antara lain, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Philippines, Vietnam, dan Myanmar. Kompetisi tersebut telah berjalan sejak tahun 2007 dengan 10 kategori penghargaan. (adv)


Editor : Ranto Rajagukguk