Pertama Kali Investasi di Pasar Modal, Irfan Bachdim Beli Saham Bali United

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 17 Juni 2019 - 13:52 WIB
Pertama Kali Investasi di Pasar Modal, Irfan Bachdim Beli Saham Bali United

Pemain Bali United Irfan Bachdim. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), pengelola klub sepak bola Bali United telah menawarkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI). sebanyak 2 miliar lembar saham atau setara 33,33 persen dari modal perseroan dilepas ke publik.

Pemain sepak bola Irfan Bachdim mengaku, turut membeli saham BOLA sebagai pengalaman pertamanya berinvestasi saham. Pasalnya, pemain bernomor punggung 10 ini ditawari langsung oleh Direktur Utama BOLA Yabes Tanuri.

"Ini saya yang pertama kali investasi di saham. Sebelumnya belum pernah," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Pemain sepakbola lainnya Sutanto Tan mengatakan, pihak perusahaan membuka peluang bagi setiap pemain Bali United untuk membeli saham BOLA. Oleh karenanya dia dan beberapa teman lainnya turut membeli saham tersebut.

"Ya saya beli. Pak Pieter Tanuri (Komisaris Utama BOLA) mengajukan menawarkan ke setiap pemain," kata dia.

Pembelian saham BOLA ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi investor di pasar modal. Hal ini membuatnya bersemangat untuk mempelajari kiat-kiat berinvestasi di BEI.

"Untuk saham ini saya masih perlu banyak pelajari. Saya hanya tau label luarnya saja. Harus lebih mendalami lagi," tutur dia.

Dari IPO ini, perseroan meraup dana sebanyak Rp350 miliar dengan harga  penawaran saham perdana Rp175 per lembar. Dana ini akan digunakan untuk belanja modal seperti pengembangan fasilitas, perekrutan pemain atau pelatih, penyelenggaraan acara, pengembangan akademi, dan ekspansi outlet Bali United Store.

Bali United menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter). Adapun komposisi investor Bali United terdiri dari investor ritel sebanyak 41 persen dan investor institusi sebanyak 59 persen.

Kegiatan utama perseroan sendiri saat ini dibagi dalam tiga segmen, mencakup manajemen klub sepak bola profesional, agensi olahraga dan kafe atau restoran.


Editor : Ranto Rajagukguk