Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri, RI Setop Suplai Gas ke Singapura

Rahmat Fiansyah ยท Sabtu, 30 November 2019 - 12:56 WIB
Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri, RI Setop Suplai Gas ke Singapura

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (tengah) berdiskusi dengan jajarannya saat rapat bersama Komisi VII DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/11/2019). (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan menyetop suplai gas bumi ke Singapura dari Lapangan Suban Blok Corridor yang digarap ConocoPhillips. Alasannya, gas tersebut akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan domestik.

"Gas masih banyak di Sumatra, suplai ke Singapura berakhir 2023 akan ditarik ke dalam negeri," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/11/2019).

Arifin menjelaskan, gas bumi yang selama ini dipasok ke Singapura akan dialirkan ke pipa Duri Dumai. Kemudian, gas ini akan digunakan seluruhnya untuk kepentingan domestik, khususnya Sumatra.

Mantan direktur utama PT Pupuk Indonesia (Persero) itu menilai, Sumatra juga akan mendapatkan tambahan pasokan gas baru. "Beberapa sumur (tambahan) sudah kami lakukan pendekatan untuk alokasi (pembelian gas), sehingga bisa menyambung pipa dari Dumai," tuturnya.

Untuk Jawa, kata Tasrif, suplai gas nantinya akan dialirkan dari Lapangan Blok Saka Kemang dan Jambi Merang yang juga digarap ConocoPhillips. Aliran gas ini nantinya akan lewat sejumlah pipa, yaitu Gresik-Semarang-Cirebon-Jakarta.

Tasrif menyebut, pemerataan pasokan gas juga akan dilakukan lewat pembangunan pipa di Kalimantan. Pipa itu nantinya akan mengalirkan gas dari blok yang saat ini sudah beroperasi di samping dari sumber baru.

"Sedangkan Trans Kalimantan jargas (jaringan gas), kami melihat potensi Natuna Blok D Alfa sangat besar dan bisa ditarik sampai Pontianak turun ke bawah," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah