Revisi Perpres Pembatasan Pertalite Tak Kunjung Rampung, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Mochamad Rizky Fauzan ยท Selasa, 04 Oktober 2022 - 19:52:00 WIB
 Revisi Perpres Pembatasan Pertalite Tak Kunjung Rampung, Ini Penjelasan Kementerian ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, belum juga rampung. Padahal revisi perpres tersebut menjadi landasan hukum untuk pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan Solar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, pemerintah berkomitmen untuk melakukan pembatasan BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar akan dilaksanakan. Namun, hal tersebut masih menunggu kepastian revisi Perpres 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

"Masih (butuh revisi Perpres 191/2014), kan harus ada, segera," kata Arifin di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kebijakan Satu Peta di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Seperti diketahui, Komisi VII DPR meminta pemerintah untuk segera menerbitkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak untuk mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi. Sehingga, subsidi yang dialokasikan untuk masyarakat miskin tidak dinikmati masyarakat mampu.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno, mengatakan pihaknya mendukung revisi karena selama ini BBM bersubsidi masih belum tepat sasaran. 

Sejak April 2022, DPR sudah meminta pemerintah untuk segera merevisi perpres tersebut dengan mendetailkan syarat terkait warga yang berhak membeli BBM bersubsidi.

"Artinya dirinci siapa-siapa saja kalangan masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi, dan itu tidak rumit," kata Eddy dalam diskusi bertajuk "Pembatasan BBM Berkeadilan" di Jakarta.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda