Right Issue, Intikeramik Alamasri Bidik Dana Segar Rp464 Miliar

Rully Ramli ยท Jumat, 14 Desember 2018 - 20:02:00 WIB
Right Issue, Intikeramik Alamasri Bidik Dana Segar Rp464 Miliar
Presiden Direktur PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI), Teuku Johas Rafli. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) akan menerbitkan saham baru lewat skema right issue. Dana investor yang diincar dari aksi korporasi tersebut hampir mencapai Rp464 miliar.

Presiden Direktur IKAI, Teuku Johas Rafli mengatakan, perseroan akan menerbitkan 3,86 miliar lembar saham baru seri B dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Rasio konversi right issue mencapai 66:31. Harga HMETD dibuka Rp120 per saham.

"Jumlah tambahan modal dari hasil HMETD mencapai Rp463,8 miliar. Efek dilusi pemegang saham lama sebesar 31,96 persen," katanya saat public expose di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Johas menjelaskan, sebelum rencana aksi korporasi ini, modal IKAI mencapai Rp728 miliar dengan 8,2 miliar saham yang beredar. Setelah right issue, jumlah modal yang disetor penuh perusahaan mencapai Rp921 miliar dengan 12 miliar saham yang beredar.

"Pada skenario ini, pemegang saham mayoritas akan melakukan exercise yang mengambil posisi sebagai standby buyer," katanya.

Hingga akhir kuartal III-2018, 57,19 persen saham produsen keramik tersebut dikuasai publik. Sisanya 22,33 persen dimiliki PT Mahkota Properti Indo dan 20,48 persen digenggam Wanderhale Holdings Limited.

Dia memproyeksikan, IKAI akan mencetak kinerja positif tahun ini. Setelah bertahun-tahun rugi, IKAI berpeluang mencetak laba Rp131 miliar pada akhir 2018. "Jumlah ekuitas sendiri akan mencapai Rp848 miliar pascapenawaran umum terbatas di buku 31 Desember 2018," tutur Johas.

Adapun jadwal penawaran umum terbatas yaitu pencatatan pada 31 Desember 2018. Selanjutnya, periode perdagangan HMETD dilakukan pada 13-19 Desember 2018.

Periode distribusi saham hasil HMETD akan dilakukan sejak 17-21 Desember 2018. Tanggal terakhir pembayaran pemesanan saham 21 Desember 2018 dan penjatahan pada 20 Desember 2018.

Editor : Rahmat Fiansyah