Rupiah Pagi Tertekan ke Rp13.645 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 10:37 WIB
Rupiah Pagi Tertekan ke Rp13.645 per Dolar AS

Kurs rupiah melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada perdagangan, Jumat (17/1/2020) bergerak dua arah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau masih berada di level psikologis Rp13.600 per dolar AS.

Data Bloomberg pukul 10.16 WIB menunjukkan, rupiah melemah 2 poin atau 0,02 persen menjadi Rp13.645 per dolar AS dari posisi kemarin Rp13.642 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp13.634-13.652 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp13.634 per dolar AS.

Business Insider mencatat, rupiah terdepresiasi 25 poin atau 0,18 persen menjadi Rp13.655 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp13.630 per dolar AS. Saat dibuka rupiah diperdagangkan di Rp13.630 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp13.630-13.655 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 10 poin menjadi Rp13.648 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.658 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi, nilai tukar rupiah menguat masih terbawa sentimen positif damai AS-China. "Sentimen positif dari penandatanganan kesepakatan AS China masih mendukung penguatan aset berisiko," katanya di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Ariston menuturkan, kesepakatan tersebut memperbaiki hubungan dagang AS-China yang bisa membantu memulihkan pertumbuhan ekonomi global. "Rupiah bisa terbantu menguat terhadap dolar AS hari ini," ujarnya.

Selain itu, pasar juga tengah menanti rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) China. Menurut dia, apabila data PDB tersebut sesuai atau lebih bagus dari prediksi, bisa mendukung penguatan rupiah lagi.


Editor : Ranto Rajagukguk