Rusdi Kirana Marah karena Lion Air Dilecehkan Boeing

Rahmat Fiansyah ยท Selasa, 16 April 2019 - 14:55 WIB
Rusdi Kirana Marah karena Lion Air Dilecehkan Boeing

Co-founder Lion Air, Rusdi Kirana. (Foto: AFP)

PUTRAJAYA, iNews.id - Pemilik Lion Air Group, Rusdi Kirana marah dengan perlakuan Boeing pasca kejadian kecelakaan pesawat 737 MAX 8 pada akhir Oktober 2018. Boeing dinilainya melecehkan maskapai berbiaya rendah itu.

Rusdi mengatakan, Boeing tidak konsisten dengan sikapnya. Pada awal belum lama kecelakaan fatal terjadi, Boeing menuding pilot sebagai penyebabnya. Namun belakangan, pabrikan pesawat itu justru meminta maaf.

Duta Besar RI untuk Malaysia itu juga menuduh Boeing hanya memanfaatkan Lion Air yang telah menghabiskan puluhan miliar dolar AS untuk membeli pesawat Boeing 737 seri MAX. Lion Air diketahui telah menerima 187 unit pesawat dan 200 lainnya dalam pemesanan.

“Mereka memandang rendah maskapai saya dan negara saya meskipun hubungan kedua negara terjalin dengan baik. Mereka memperlakukan kami seperti Negara Dunia Ketiga," kata Rusdi kepada Reuters, Selasa (16/4/2019).

BACA JUGA:

Ogah Beli Boeing 737 MAX 8, Lion Air Dikabarkan Lirik Airbus

Merasa Dikhianati Boeing, Rusdi Kirana Akan Batalkan Pesanan Pesawat

Rusdi sebelumnya juga pernah meluapkan kemarahannya kepada Boeing dan mengancam akan mengalihkan pesanan ke Airbus. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut.

"Mereka juga memandang rendah saya. Mereka melihat saya sebagai ATM mereka," ujar dia.

Pernyataan Rusdi tersebut menjadi yang paling keras sejauh ini. Terkait komentar tersebut, CEO Boeing, Dennis Muilenburg mengatakan, Boeing masih merasa berduka atas kecelakaan tragis Lion Air. Dia juga memuji Rusdi.

"Rusdi Kirana selama ini menjadi pemimpin dan pionir di industri aviasi Asia. Dia dan timnya tetap menjadi mitra paling penting bagi Boeing," ujar Dennis.


Editor : Rahmat Fiansyah