Selandia Baru Naikkan UMR dan Tarif Pajak untuk Orang Kaya

Djairan · Rabu, 31 Maret 2021 - 15:05:00 WIB
Selandia Baru Naikkan UMR dan Tarif Pajak untuk Orang Kaya
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. (Foto: AFP)

WELLINGTON, iNews.id - Selandia Baru akan menaikkan upah minimum dan tarif pajak untuk warga berpenghasilan tinggi. Kebijakan yang berlaku mulai April 2021 tersebut untuk mengurangi ketimpangan di Negeri Kiwi.

Dikutip dari The Guardian, Rabu (31/3/2021), upah minimum naik menjadi 20 dolar NZ per jam dari 18,9 dolar NZ. Kebijakan ini diperkirakan berdampak pada 175.500 warga NZ. Penghasilan mereka lebih besar 44 dolar NZ per pekan dari sebelumnya sekaligus meningkatkan perekonomian sekitar 216 juta dolar NZ.

Sementara untuk pajak dinaikkan menjadi 39 persen. Tarif baru itu dikenakan bagi mereka yang berpenghasilan lebih dari 180.000 dolar NZ. Jumlahnya 2 persen dari seluruh masyarakat NZ. Dari sini, pendapatan negara akan bertambah 550 juta dolar NZ.

Selandia Baru merupakan salah satu negara dengan upah minimum tertinggi di dunia. Dengan kurs rata-rata sebesar Rp10.000 per 1 NZ, maka upah minumum mencapai Rp200.000. Dengan waktu kerja rata-rata 40 jam per minggu, maka warga Selandia Baru berpenghasilan Rp8 juta per minggu atau lebih dari Rp30 juta sebulan.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengaku telah memenuhi janji politik saat pemilu. Dia siap menolong warganya yang rentan, terutama akibat pandemi.

"Masih banyak hal yang harus dilakukan seperti membangun lebih banyak tempat tinggal, meningkatkan sistem kesehatan, berinvestasi pada pendidikan, pelatihan, dan kesempatan kerja," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah

Halaman : 1 2