Semester I 2019, BRI Kantongi Laba Bersih Rp16,16 Triliun

Okezone ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 12:40 WIB
Semester I 2019, BRI Kantongi Laba Bersih Rp16,16 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengantongi laba bersih sebesar Rp16,16 triliun sepanjang semester I 2019. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengantongi laba bersih sebesar Rp16,16 triliun sepanjang semester I 2019. Capaian itu mengalami pertumbuhan 8,19 persen dari periode yang sama tahun 2018 yang sebesar Rp14,9 triliun.

Kendati demikian, secara pertumbuhan realisasi itu melambat. Sepanjang semester I 2018 laba bersih BRI mampu tumbuh sebesar 11 persen.

Direktur Utama BRI Suprajarto menyatakan, kinerja BRI sepanjang Januari-Juni 2019 ini utamanya ditopang penyaluran kredit yang tersalurkan sebesar Rp888,32 triliun atau meningkat 11,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendominasi kinerja kredit BRI sebesar 76,72 persen. Hingga akhir Juni 2019 kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersalurkan mencapai Rp681,50 triliun, mengalami pertumbuhan 13 persen secara tahunan.

"Kami targetkan di tahun 2022 komposisi penyaluran kredit UMKM BRI mencapai 80 persen dari total portofolio kredit BRI,” kata Suprajarto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Selain kredit, kinerja keuangan BRI juga ditopang pendapatan di luar bunga (fee based income) yang tumbuh 17,86 persen dari periode tahun lalu. Fee based income tercatat naik menjadi Rp12,11 triliun dari sebelumnya Rp10,28 triliun.

Suprajarto menyatakan, pertumbuhan laba yang melambat itu terbebani oleh beberapa kinerja anak usaha, sehingga membuat kinerja keuangan pelat merah itu tergerus. "Salah satunya ada anak usaha yang baru kami akuisisi dan banyak masalah di sana, dan kita perbaiki. Tapi itu sudah dalam perhitungan valuasi pada saat kita ambil," kata Suprajarto.

Dia menyatakan, pembenahan di beberapa anak usaha terus dilakukan, sehingga diharapkan pada akhir tahun sudah bisa memberikan kontribusi pada kinerja konsolidasi perseroan.

"Akhir tahun ini diperkirakan bisa selesai, sehingga bisa berikan kontribusi pendapatan yang cukup baik buat induk," ujar dia. (Yohana Artha Uly)


Editor : Ranto Rajagukguk