Singapore Airlines Rugi Rp45 Triliun Gara-Gara Covid-19

Aditya Pratama ยท Kamis, 20 Mei 2021 - 14:04:00 WIB
Singapore Airlines Rugi Rp45 Triliun Gara-Gara Covid-19
Maskapai Singapore Airlines membukukan kerugian besar akibat pandemi Covid-19. (Foto: Ist)

SINGAPURA, iNews.id - Maskapai Singapore Airlines membukukan kerugian besar akibat pandemi Covid-19. Pada tahun lalu, perusahaan tersebut rugi 4,27 miliar dolar Singapura, setara Rp45 triliun.

Dalam laporan keuangan tahun buku 2020 yang berakhir 31 Maret 2021, kerugian Singapore Airlines lebih besar daripada perkiraan analis sebesar 3,27 miliar dolar Singapura. Bahkan, kerugian ini jauh lebih besar dibandingkan 2019 sebesar 212 juta dolar Singapura.

Pendapatan maskapa anjlok 76 persen menjadi 3,82 miliar dolar Singapura. Pendapatan kargo yang cukup solid tak mampu menutup kerugian karena jumlah penumpang turun 98 persen.

Chairman Singapore Airlines, Peter Seah berharap, keadaan akan membaik ke depan. Dia memperkirakan, jumlah penumpang naik menjadi 28 persen pada Juni 2021. 

"Krisis ini belum berakhir. Di satu sisi vaksinasi memberikan harapan bagi kami, namun gelombang baru infeksi di seluruh dunia terjadi sehingga membatasi perjalanan udara," katanya dilansir CNBC, Kamis (20/5/2021).

Untuk mengurangi tekanan pada perusahaan, Singapore Airlines telah mengurangi jumlah pegawai, membatalkan pesanan pesawat, hingga mencari modal dan pinjaman agar bisa bertahan di tengah pandemi.

Peter mengatakan, Singapore Airlines akan menerbitkan surat utang wajib konversi senilai 6,2 miliar dolar Singapura. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi penyelamatan senilai 15 miliar dolar Singapura yang diinisiasi tahun lalu oleh Temasek selaku pemegang saham mayoritas maskapai.

Editor : Rahmat Fiansyah

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda