Soal Tumpahan Minyak, Pertamina Siap Angkat Pipa yang Putus

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Kamis, 19 April 2018 - 13:51 WIB
Soal Tumpahan Minyak, Pertamina Siap Angkat Pipa yang Putus

Kapal sea heaven 2 dipersiapkan untuk mengangkat pipa Pertamina yang putus yang diduga disebabkan faktor eksternal. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) siap mengangkat pipa yang putus sehingga menyebabkan tumpahan minyak di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Yudi Nugraha, Region Manager Communication dan CSR Pertaminab bagian Kalimantan mengatakan, persiapan pengangkatan pipa yang putus sudah memasuki tahap akhir. Persiapan yang sudah dilakukan tersebut mulai dari pembentukan tim khusus, pendataan kondisi pipa, pemesanan pipa pengganti, pemotongan pipa, dan perencanaan teknik pengangkatan pipa.

"Direncanakan pipa yang putus akan diangkat secepatnya oleh Pertamina dan diperiksa oleh pihak kepolisian," kata Yudi melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Kamis (19/4/2018)

Yudi mengatakan, sampai saat ini putusnya pipa tersebut diduga disebabkan oleh faktor eksternal. Untuk mengetahui penyebab putusnya pipa tersebut maka Pihak Kepolisian akan melakukan investigasi dan rekonstruksi.

Pipa milik Pertamina berdiameter 20 meter dengan lapisan concrete lining pencegah korosif pada kedalaman 22 meter di Teluk Balikpapan telah tertarik hingga 120 meter dari letak awal dan mengalami putus.

“Persiapan pengangkatan sudah selesai. Sebelumnya Pertamina telah membentuk Tim Assessment untuk melakukan pengecekan kondisi dan rekomendasi terkait pipa yang rusak dan pipa di area lain yang mungkin tertarik," kata dia.

Yudi mengatakan, Hasil Tim Assessment tersebut merekomendasikan titik potong pipa dan tehnik pengangkatannya. Terdapat 3 bagian / joint pipa (1 joint = 12 meter) yang akan diangkat.Pemotongan pipa sendiri dilakukan oleh 8 orang penyelam yang telah mendapat izin dari Dirjen Perhubungan Laut, KSOP, dan Kepolisian Daerah.

"Semoga pelaksanaan pengangkatan dapat berjalan dengan lancar, dan kepolisian dapat segera memeriksa penyebab putusnya pipa tersebut,” ujar Yudi.

Editor : Rahmat Fiansyah