Sri Mulyani Sebut Corona Bikin Konsumsi dan Investasi Anjlok

Suparjo Ramalan ยท Senin, 18 Mei 2020 - 15:52 WIB
Sri Mulyani Sebut Corona Bikin Konsumsi dan Investasi Anjlok

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Wabah virus corona (Covid-19) dinilai menghancurkan ekonomi Indonesia dari sisi permintaan dan produksi. Hal tersebut terlihat dari angka pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 yang sebesar 2,79 persen.

"Indonesia sudah memiliki angka kuartal I dari GDP, kita bisa melihat Covid-19 memberi pukulan pada posisi demand dan supply side," kata Sri Mulyani, Senin (18/5/2020).

Dia mengatakan, konsumsi rumah tangga yang menjadi pendorong utama ekonomi hanya tumbuh 2,7 persen. Padahal, periode yang sama tahun 2019 tumbuh 5,3 persen. Padahal, kontribusi konsumsi terhadap ekonomi mencapai hampir 60 persen.

Sementara investasi, kata dia, juga anjlok. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada Kuartal I-2020 hanya tumbuh 1,7 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan kuartal-I di 2019 yang mencapai 5 persen.

"Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I memperlihatkan bahwa kedua sektor tersebut terkoreksi sangat tajam," kata eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Editor : Rahmat Fiansyah