Terapkan CHSE, Pemerintah Pulihkan Industri Pariwisata Nasional

Aditya Pratama ยท Minggu, 06 Desember 2020 - 18:46:00 WIB
Terapkan CHSE, Pemerintah Pulihkan Industri Pariwisata Nasional
Secara keseluruhan program pemerintah ini telah melibatkan 409 pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif. (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Mejelang akhir tahun, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus menggejot industri pariwisata yang saat ini masih terimbas pandemi Covid-19. Salah satunya melalui program Familiarization Trip (Famtrip).

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Rizki Handayani mengacu pada Cleanlinnes, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dalam program Famtrip para pengunjung harus selalu mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah di era New Normal pandemi Covid-19.

“Famtrip ini menjadi bagian branding destinasi-destinasi utama di Bali. Bagaimanapun, kondisi di sana sangat kondusif. Yang pasti, warna eksotis alam dan budayanya tetap luar biasa. Bali itu secara umum sudah sangat siap menerima wisatawan New Normal. Destinasinya sudah disempurnakan sesuai CHSE, lalu potensi SDM-nya (Sumber Daya Manusia) dinaikkan. We Love Bali,” ujar Rizki, dalam keterangannya, Minggu (6/12/2020).

Dia menuturkan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung yang datang, sebelum memasuki tempat wisata, peserta akan dicek kondisi suhu tubuhnya sesuai standard CHSE. Mereka juga diwajibkan tetap mengenakan masker yang telah disiapkan pihak panitia, selalu jaga jarak, serta rutin cuci tangan memakai sabun atau hand sanitizer yang tersedia di semua destinasi wisata.

Secara keseluruhan program ini telah melibatkan 409 pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif, 8.421 tenaga kerja serta 4.800 peserta dari masyarakat umum yang berasal dari Provinsi Bali.

Dalam pelaksanaan program Famtrip, pemerintah salah satunya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan We Love Bali. Ini merupakan bentuk komitmennya dalam menggerakkan kembali roda industri pariwisata yang terdampak pandemi virus Covid-19. 

Adapun lokasi wisata yang dituju pada program ini antara lain Pura Tanah Lot, Konservasi Penyu di Pulau Serangan, Pantai Melasti, Pura Luhur  Uluwatu, Taman Mangrove, Pantai Yeh Malet, Taman Ujung Karangasem, Tirta Gangga, Desa Wisata Tenganan, dan berakhir Pura Goa Lawah.

Editor : Dani M Dahwilani