Terapkan PPKM Level 3 pada Libur Nataru, Menko Luhut: Pemerintah Ingin Melindungi Rakyatnya 

azhfar muhammad · Minggu, 28 November 2021 - 09:58:00 WIB
Terapkan PPKM Level 3 pada Libur Nataru, Menko Luhut: Pemerintah Ingin Melindungi Rakyatnya 
Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan bahwa penerapan kebijakan PPKM leve 3 saat libur Nataru sebagai langkah pemerintah dalam melindungi rakyatnya di tengah pandemi Covid-19. (Foto: iNews/Dicky Wismara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa keputusan pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di masa libur natal dan tahun baru (Nataru) sebagai langkah pemerintah dalam melindungi rakyatnya di tengah pandemi Covid-19

“Pemerintah itu (melakukan ppkm level 3) pasti pemerintah  ingin melindungi rakyatnya. Jadi kalau nggak ada aturan terus masyarakat bebas merdeka untuk melakukan bermobilitas, maka bebas merdeka juga Covid-19 itu kena masyarakat," ujar Menko Luhut melalui pernyataan virtual, dikutip Minggu (28/11/2021). 

Menko Luhut menambahkan, terdapat keluhan dan penolakan yang disampaikan masyarakat terkait kebijakan tersebut. Menurutnya, jika PPKM level 3 tidak diberlakukan maka ke depan akan banyak orang yang terjangkit Covid-19.

"Sekarang gini, kamu tuh mau ada sedikit dibikin aturan tapi aman, atau nggak ada aturan tapi sakit? Pilih mana? jadi sudah  lah pemerintah itu konteksnya mau lindungi rakyatnya,” kata dia.

Menurut Menko Luhut, penting bagi pemerintah untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di tanah air. Khususnya, di momentum Nataru saat mobilitas masyarakat meningkat pesat.

“Soal pariwisata dan okupansi di Bali sendiri, saat ini sudah bertambah dan berangsur membaik sekarang, hotel- hotel di bali pun sekarang mulai penuh semua," ucap Luhut

Sebelumnya, pemerintah akan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan ini akan berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Aturan tersebut diatur oleh  Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022. 

Editor : Aditya Pratama

Bagikan Artikel: