Teten: Ekspor Produk UMKM RI Tertinggal Dibanding Negara-Negara APEC

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 20 April 2021 - 13:22:00 WIB
Teten: Ekspor Produk UMKM RI Tertinggal Dibanding Negara-Negara APEC
10 Ton Keripik Porang asal Balangan Diekspor ke Jepang (Foto: dok Pemprov Kalsel)

JAKARTA, iNews.id - Kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk ekspor tercatat rendah. Bahkan kontribusi UMKM Indonesia jauh tertinggal dibandingkan negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, karena 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia disumbangkan UMKM. 

Selain kontribusi yang tinggi terhadap PDB, UMKM juga mampu penyerapan tenaga kerja di kisaran 97 persen. Meski begitu, kontribusinya terhadap ekspor hanya 14,7 persen saja. 

"Ini masih tertinggal dari negara APEC yang bahkan sudah mencapai 35 persen," ujar Teten dalam konferensi pers 500K Eksportir Baru, Senin (19/4/2021). 

Rendahnya kontribusi UMKM dalam negeri terhadap ekspor, kata Teten, lantaran berbagai persoalan klasik yang masih belum bisa diatasi. Di antaranya, minimnya pengetahuan pelaku UMKM tentang pasar luar negeri dan rendahnya kualitas produk UMKM. 

Minimnya kapasitas produksi UMKM, biaya sertifikasi tinggi, hingga masalah logistik juga turut menjadi penghambat UMKM untuk bisa menjadi pemain global. 

Karenanya, pemerintah perlu merumuskan sejumlah program untuk meningkatkan partisipasi UMKM terhadap aktivitas ekspor. Salah satunya program sekolah ekspor. "Saya kira (Sekolah Ekspor) penting agar bagaimana UMKM bisa menjadi eksportir serta memacu ekspor," kata Teten. 

Editor : Jeanny Aipassa