Tingkatkan Produktifitas, Kemenhub akan Tata Kembali Pelabuhan di Babel

Viola Triamanda ยท Minggu, 03 Juli 2022 - 21:37:00 WIB
 Tingkatkan Produktifitas, Kemenhub akan Tata Kembali Pelabuhan di Babel
Kementerian Perhubungan akan menata kembali pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Bangka Belitung. (Foto: dok Kemenhub)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menata kembali pelabuhan-pelabuhan yang ada di Provinsi Bangka Belitung (Babel), agar lebih produktif dan semakin memperlancar pergerakan penumpang maupun barang.

"Kami rencanakan dengan pak Gubernur Babel untuk memetakan kembali pelabuhan yang ada di Provinsi Bangka Belitung untuk dikembangkan secara lebih produktif,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat kunjungan kerja ke Bangka, pada Minggu (3/7/2022).

Menurut dia, di Pulau Bangka terdapat sejumlah pelabuhan baik untuk penumpang maupun barang, seperti Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Pelabuhan Pangkal Balam, Pelabuhan Tanjung Ular dan Pelabuhan Belinyu.

Oleh sebab itu, Kemenhub serta Pemerintah Daerah Babel akan mengidentifikasi kembali pelabuhan mana yang akan dikembangkan, sebab jika jumlah pelabuhan yang terlalu banyak tentu tidak ekonomis. 

"Kalau kita bisa fokus kembangkan di satu tempat tertentu, hasilnya akan memberikan dampak yang bagus. Di sini memiliki komoditas seperti sawit, timah dan lainnya yang memiliki potensi untuk mengoptimalkan muatan kapal,” kata Budi Karya.

Menhub menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan agar pelabuhan lebih produktif yaitu dengan melakukan sinergi pengelolaan dan pengembangannya dengan pihak Swasta dan BUMD. 

“Jadi pemerintah pusat memberikan kerjasama pengelolaan (KSP) kepada Pemda. Kemudian Pemda mengkerjasamakannya dengan BUMD dan swasta secara business to business (B to B),” ungkap Budi Karya.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin menyepakati untuk dilakukannya penataan pelabuhan yang ada untuk meningkatkan produktivitasnya.

“Kami di level Pemprov bersama Bupati dan Walikota akan membuat perencanaan secara terpadu supaya pelabuhan lebih produktif, efektif dan efisien,” tutur Budi Karya.
 
Pelabuhan Sadai terletak di Kecamatan Tukak Sadai Kab. Bangka Selatan. Pelabuhan ini menghubungkan Pulau Bangka dan Belitung. PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) melayani rute penyeberangan kapal ro-ro dari Pelabuhan Sadai ke Pelabuhan Tanjung Rhu, di Belitung maupun sebaliknya, yang dapat ditempuh kurang lebih 12 jam.
 
Adapun dua kapal yang melayani rute ini yaitu: KMP Gorare yang mampu mengangkut sekitar 80 orang penumpang dan 14 kendaraan, serta KMP Menumbing Raya berkapasitas 150 orang dan 20 kendaraan.
 
Sementara itu, Pelabuhan Laut Tanjung Ular yang terletak di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, saat ini sedang dalam masa pembangunan. Progres pembangunan pelabuhan yang memiliki dermaga 80x10 meter ini telah mencapai 94 persen dan diharapkan akhir tahun ini seluruh pekerjaan dapat diselesaikan untuk memperlancar konektivitas barang/logistik.

Sedangkan untuk Pelabuhan Belinyu, berjarak lebih kurang 90 km dari kota Pangkal Pinang. Pelabuhan ini  memiliki panjang dermaga 101 m dan lebar 15 m serta memiliki terminal penumpang dengan luas 400 m2. 
 
Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha, Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Ditjen Perhubungan Darat Junaidi, dan Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi juga turut hadir dalam peninjauan.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda