Transformasi BUMN Ditargetkan Capai 70 Persen di 2024

Suparjo Ramalan ยท Minggu, 23 Januari 2022 - 11:54:00 WIB
 Transformasi BUMN Ditargetkan Capai 70 Persen di 2024
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, memproyeksikan realisasi program transformasi BUMN mencapai 70 persen di 2024. Artinya, masih tersisa 30 persen ketika berakhirnya kepemimpinan Erick Thohir di Kementerian BUMN.  

Erick menyebut, kelanjutan 30 persen transformasi BUMN bisa dilaksanakan Menteri BUMN selanjutnya. Dengan transformasi yang sudah berlangsung, pemerintah tidak perlu menata ulang BUMN dari awal atau dari nol.

"Saya yakini ketika saya selesai jadi Menteri BUMN paling tidak 70 persen transformasi terealisasi, dan kita sudah benchmarking di negara lain Finlandia, Swedia, China, perlu waktu 12-18 tahun. Artinya apa? 30 persen berikutnya, ya Menteri BUMN yang baru. Tetapi yang 70 persen ini (sudah transformasi) bukan dari nol lagi," ujar Erick Thohir, dikutip Minggu (23/1/2022).

Erick memang memiliki segudang program unggulan yang dituangkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kementerian BUMN tahun 2020-2024. Hingga memasuki awal 2022, beberapa program utama telah dieksekusi, misalnya pendirian holding dan bersih-bersih BUMN. 

Namun, Erick masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dia dikerjakan selama 2 tahun mendatang. Misalnya, dua program yang terkait dengan transformasi kelembagaan dan menjadi roadmap atau peta jalan Kementerian BUMN.

Dua program tersebut diantaranya, meningkatkan skala bisnis dan mengambil peran pada posisi strategis hingga meningkatkan peran BUMN di pentas global. 

Aspek pertama dalam roadmap transformasi kelembagaan ini terkait dengan pengembangan kepemimpinan pasar. Dalam RPJM, Erick menuliskan, langkah ini dapat memberikan pengaruh di sejumlah sektor strategis.

Poin lain adalah penguatan organisasi dengan pemimpin yang berpengalaman, berkompeten, dan profesional, meningkatkan kerja sama internasional untuk mengembangkan kapabilitas, memastikan adanya transfer pengetahuan di setiap entitas dari sektor. 

Upaya realisasi akan dilakukan pada periode ketiga dan empat atau sepanjang 2023-2024. Pada periode ketiga, Kementerian BUMN mengupayakan penyatuan strategi holding melalui integrasi seluruh proses pengelolaan perseroan negara. 

Di mana, akan dimulai dari proses perencanaan, aksi korporasi, pendanaan, pemasaran, pengadaan, pengembangan SDM hingga pelaporan. Sementara periode keempat, dilakukan fase pengembangan kemampuan khusus perusahaan BUMN dan pembangunan keuntungan komparatif dengan meningkatkan kemampuan daya saing melalui efisiensi, peningkatan mutu, inovasi dan perbaikan layanan.

Aspek kedua, peran BUMN di tingkat global. Hal ini berkaitan dengan ekspansi bisnis perseroan negara di tingkat dunia dengan memanfaatkan konektivitas nasional dari hulu ke hilir diantara sektor yang berbeda. 

Kemudian juga meningkatkan peran internasional dari perusahaan BUMN terkemuka untuk membuat jalur baru bagi perseroan lainnya, berinvestasi pada non core business untuk menghasilkan pendapatan baru dan dan memaksimalkan laba, menguasai industri sektoral, prioritas pasar regional. 

Tahap terakhir dari renstra Kementerian BUMN 2020-2024 adalah meningkatkan skala dan ekspansi pasar BUMN di level internasional melalui perluasan akses dan peranan internasional. 

Langkah yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan konektivitas hulu-hilir nasional lintas sektor, meningkatkan peranan dan kerja sama BUMN di kancah internasional dalam memprakarsai kerjasama internasional, dan melakukan investasi pada non-core area guna meningkatkan pendapatan dan memaksimalkan keuntungan. 

Erick menyebut, salah satu indikator capaian kinerja adalah melalui capaian pemeringkatan dalam Global Fortune 500 dan Forbes 2000. Di mana, perusahaan BUMN diproyeksikan dan didorong untuk bersaing dalam pemeringkatan tersebut.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: