Uber Diam-Diam Ajukan IPO ke Bursa AS

Rahmat Fiansyah ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 19:56 WIB
Uber Diam-Diam Ajukan IPO ke Bursa AS

ilustrasi. (Foto: AFP)

SAN FRANSISCO, iNews.id - Perusahaan aplikasi transportasi online, Uber diam-diam mengajukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Pengajuan itu dilakukan ke otoritas bursa saham Amerika Serikat (AS) minggu ini.

Dilansir Wall Street Journal (WSJ), aksi itu dilakukan sehari setelah rivalnya, Lyft mengakuisisi sebuah perusahaan terbuka (backdoor listing). Sumber WSJ menyebut, Uber akan melantai di Wall Street segera dan lebih cepat daripada Lyft yang menargetkan debut pada Maret atau April 2019.

Kedua perusahaan tersebut saat ini berlomba-lomba untuk menjadi perusahaan aplikasi transportasi online pertama yang masuk pasar keuangan.

CEO Uber, Dara Khosrowshahi yang bergabung pada akhir Agustus 2017 pernah mengungkapkan rencana untuk membawa Uber IPO pada paruh pertama tahun 2019. Uber yang beroperasi di lebih dari 40 negara sudah bergelar "unicorn" karena valuasinya mencapai 1 miliar dolar AS.

Uber telah menunjuk JPMorgan pada pertengahan Oktober 2018 bersama dengan Credit Suisse dan Jefferies Group untuk mengurusi IPO.

Belum jelas berapa porsi saham yang akan dilepas Uber. Namun, valuasi Uber diprediksi mencapai 120 miliar dolar AS. Jika valuasinya nanti akan menembus 100 miliar dolar AS, maka Uber mencatat rekor IPO terbesar di sektor teknologi.

Nilai tersebut setara gabungan tiga perusahaan otomotif raksasa di AS yakni General Motors, Ford, dan Fiat Chrysler Automobiles.


Editor : Rahmat Fiansyah

TAG : uber