Wamen BUMN Sebut Kasus Dugaan Korupsi Asabri Sudah Terjadi Cukup Lama

Muhammad Aulia ยท Senin, 13 Januari 2020 - 18:13 WIB
Wamen BUMN Sebut Kasus Dugaan Korupsi Asabri Sudah Terjadi Cukup Lama

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodo mengakui adanya persoalan pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Indonesia (Persero) atau Asabri. Kementerian BUMN bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah menginvestigasi kasus tersebut.

Pria yang kerap siapa Tiko itu belum bisa memastikan berapa nilai kerugian yang dialami oleh Asabri. Sebelumnya, perusahaan asuransi tersebut ditaksir rugi sebesar Rp10,8 triliun.

"Belum bisa jawab, masih menunggu audit dulu. Kita lagi menginvestigasi dengan BPK, jadi belum terlihat dari kapannya (rugi) tapi ini sudah cukup lama," kata Tiko di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Mantan Dirut Bank Mandiri itu mengatakan, kasus Asabri dan Jiwasraya berbeda dari sisi penyelesaian karena jenis asuransi yang dikelola berbeda.

"Karena Asabri itu asuransi sosial bukan asuransi privat, jadi tidak bisa dalam konteks B2B, jadi (penyelesaian) agak sulit karena mereka (Asabri) asuransi sosial," ucapnya.

Tiko mengaku belum bisa berbicara lebih jauh, termasuk soal penyebab kerugian Asabri dan opsi-opsi penyelesaian kasus tersebut. Namun, ada kerugian pada portofolio saham yang dijadikan insturmen investasi Asabri.

"Memang ada kerugian di portofolio sisi sahamnya, ini sedang kita kaji karena nilainya (kerugian) bergerak terus, tapi memang ada penurunan nilai di sisi sahamnya," ucapnya.

Dalam waktu dekat, kata Tiko, Menteri BUMN Erick Thohir dan tim akan bertemu dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD untuk membahas soal Asabri.

"Belum tahu (kapan bertemu), akhir minggu ini mungkin," kata Tiko.


Editor : Rahmat Fiansyah