Awali Pekan, IHSG Menguat Dekati Level 6.300

Aditya Pratama ยท Senin, 13 Januari 2020 - 16:25 WIB
Awali Pekan, IHSG Menguat Dekati Level 6.300

IHSG. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan awal pekan Senin (13/1/2020). Indeks berakhir naik 21 poin atau 0,34 persen ke 6.296.

Mengutip data RTI, dari 548 saham yang diperdagangkan, sebanyak 176 menguat, 225 melemah, dan 147 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 500.964 kali dengan 10,29 miliar lembar saham diperjualbelikan dan nilai transaksi mencapai Rp6,7 triliun.

Dari sembilan sektor penggerak IHSG, enam sektor naik dan empat sektor turun. Sektor aneka industri memimpin penguatan indeks setelah naik 1,03 persen namun sektor industri dasar menahan IHSG naik lebih tinggi setelah turun 1,38 persen.

Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top gainers antara lain:

- PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp800 (3,6 persen) ke Rp23.050
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp150 (1,82 persen) ke Rp8.400
- PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 (1,47 persen) ke Rp6.925
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik Rp100 (2,27 persen) ke Rp4.510
- PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp110 (2,67 persen) ke Rp4.230

Sementara sejumlah saham yang masuk dalam top losers antara lain:

- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp250 (3,45 persen) ke Rp7.000
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp50 (1,42 persen) ke Rp3.460
- PT Mitra Keluarga Karya Sehat Tbk (MIKA) turun Rp140 (5,3 persen) ke Rp2.500
- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) turun Rp40 (2,8 persen) ke Rp1.390
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp65 (5,1 persen) ke Rp1.210

Investor asing mencatat beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp276 miliar. Sementara di seluruh pasar, termasuk pasar tunai dan negosiasi, asing mencatat net buy Rp135 miliar.

Penguatan IHSG di tengah arus bursa Asia yang menghijau. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup menguat 1,11 persen. Indeks Shanghai Komposit China naik 0,75 persen. Sementara indeks Nikkei 225 Jepang libur.

Editor : Rahmat Fiansyah