Bank Tak Penuhi RPIM, BI Bakal Jatuhkan Sanksi Hingga Rp5 Miliar

Iqbal Dwi Purnama · Selasa, 28 September 2021 - 17:18:00 WIB
Bank Tak Penuhi RPIM, BI Bakal Jatuhkan Sanksi Hingga Rp5 Miliar
Logo Bank Indonesia. (Foto: ilustrasi/Okezone) 

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia akan menjatuhkan sanksi maksimal hingga Rp5 triliun tehadap bank yang tidak memenuhi Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).

Pernyataan itu, disampaikan Analist FI Rating PT Pefindo, Kreshna Armand, dalam Market Review IDXChanel, Selasa (28/9/2021), yang antara lain membahas Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021 tentang RPIM. 

Menurut dia, peraturan tersebut membawa konsekuensi berupa sanksi yang akan dikenakan BI terhadap perbankan yang tidak memenuhi RPIM. Sanksi tersebut dihitung dari hasil perkalian konstanta sebesar 0,1 persen dari nilai kekurangan RPIM.

"Sanksi kewajiban membayar paling banyak sebesar Rp5 miliar untuk setiap posisi RPIM yang itu dilihat dari posisi bulan juni dan bulan desember, dari masing-masing minimunya, karena kan ada ketentuan bertahapnya" ujar Kreshna, di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Dia menjelaskan, aturan tersebut akan berlaku untuk Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah untuk menjaga terpeliharanya stabilitas sistem keuangan melalui kebijakan makroprudensial dengan mendorong fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas.

Adapun RPIM merupakan rasio yang menggambarkan porsi pembiayaan inklusif bank dengan rumus nilai pembiayaan inklusif dikurangi dengan nilai sertifikat deposito pembiayaan inklusif dibagi dengan total kredit dari bank itu sendiri.

Lebih lanjut Kreshna menjelaskan untuk ketentuan bertahap sendiri Bank Indonesia menargetkan RPIM pada juni 2022 sebesar 20 persen, sedangkan pada 2023 meningkat menjadi 25 persen, dan akan meningkat sampai 30 persen pada 2024.

"Beban inklusif ini merupakan pembiayaan dana yang diberikan bank atau kredit untuk UMKM, korporasi UMKM, dan atau perorangan berpenghasilan rendah atau PBR," tutur Kreshna.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: