Banyak Koperasi Abal-Abal, Kemenkop dan UKM Bangun Sistem Pengawasan Baru

Antara ยท Kamis, 29 Oktober 2020 - 11:18:00 WIB
Banyak Koperasi Abal-Abal, Kemenkop dan UKM Bangun Sistem Pengawasan Baru
Kementerian Koperasi dan UKM membentuk sistem pengawasan baru untuk mencegah praktik penyimpangan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Koperasi selama ini kurang diawasi dengan ketat sehingga banyak bermunculan penyimpangan. Oleh karena itu, Kementerian Koperasi dan UKM mulai memperkuat pengawasan.

"Kami mulai menerapkan reformasi pengawasan koperasi karena melihat praktik koperasi abal-abal yang melanggar prinsip-prinsip koperasi. Praktik-praktik menyimpang ini tidak hanya merugikan koperasi tapi juga nama baik koperasi," kata Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM, Ahmad Zabadi, Kamis (29/10/2020).

Dia menyebut, pandemi Covid-19 menyingkap tabir banyaknya koperasi simpan pinjam yang berujung pada gagal bayar. Sebagian dari mereka melakukan praktik penyimpangan karena menjalankan investasi ilegal atau bodong. Kesulitan yang dialami berupa keringnya likuiditas sebenarnya juga terjadi pada perbankan.

"Bedanya bank punya jaring pengaman berlapis. Sedangkan koperasi ini belum dikecualikan dari itu sehingga kami melihat ada kepentingan untuk memperkuat lebih dulu dari sisi preventif sebelum ada LPS koperasi, setidaknya ada langkah preventif yang sifatnya regulasi yang dapat mencegah koperasi gagal bayar,” tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah