Capai Rp32,14 triliun, Perolehan Dana IPO Tahun Ini Terbesar Sejak 1977

Aditya Pratama · Jumat, 17 September 2021 - 15:45:00 WIB
Capai Rp32,14 triliun, Perolehan Dana IPO Tahun Ini Terbesar Sejak 1977
Gedung Bursa Efek Indonesia. (Foto: Istimewa0

JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan perolehan dana Rp32,14 triliun dari Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO) 38 perusahaan tercatat hingga 16 September 2021.

"Nilai tersebut merupakan perolehan dana terbesar yang dihimpun perusahaan melalui IPO sejak Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Adapun pencapaian terbesar sebelumnya yaitu pada tahun 2010 dimana total dana dihimpun melalui IPO mencapai Rp29,67 triliun yang diperoleh dari IPO 23 Perusahaan.

Saat ini, BEI masih mengantongi puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan IPO, dimana per 16 September 2021, terdapat 26 perusahaan yang terdapat dalam pipeline IPO BEI.

Bursa telah mencatat 38 Perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dan terdapat 26 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari pipeline tersebut terdapat dua BUMN and subsidiary yang masih tercatat.

Jika ditinjau dari 26 perusahaan di pipeline 2021, terdapat satu Perusahaan yang tergolong ke dalam start-up dan merupakan hasil binaan dari IDX Incubator. Perusahaan ini berada di sektor teknologi dan sub sektor Software & IT Services, sebuah perusahaan teknologi informasi inkubator startup yang membangun produk perangkat lunak.

Adapun kisaran dana yang akan dihimpun belum dapat disampaikan karena proses book building dalam rangka pembentukan harga belum selesai dilakukan.

Dari sisi sektor 26 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 6 perusahaan sektor Consumer Cyclicals dan sektor Consumer Non Cyclicals, 3 perusahaan di sektor Industrial, sektor Energy, dan sektor Financials.

Sementara itu, sektor Technology, Transportation & Logistic, Basic Materials, Properties & Real Estate, serta Infrastructures masing-masing sebanyak 1 perusahaan. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: