Dijagokan Kembali Jadi Menteri Jokowi, Ini Harta Kekayaan Sri Mulyani

Ilma De Sabrini ยท Senin, 21 Oktober 2019 - 06:30 WIB
Dijagokan Kembali Jadi Menteri Jokowi, Ini Harta Kekayaan Sri Mulyani

Menkeu 2014-2019 Sri Mulyani Indrawati menghadiri Sidang Paripurna MPR dengan agenda pelantikan presiden-wakil presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). (Foto: Antara/M Adimaja).

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan periode 2014-2019 Sri Mulyani Indrawati dijagokan oleh banyak kalangan kembali menjabat sebagai menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres KH Ma’ruf Amin. Ani dinilai punya kapasitas mumpuni untuk memperkuat Kabinet Kerja II.

Sejumlah kalangan bahkan memandang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu tepat untuk mengisi jabatan menteri koordinator bidang perekonomian (menko perekonomian). Kemampuannya akan lebih maksimal dimanfaatkan untuk instansi yang membawahi kementerian lain di bidang perekonomian.

"Selama ini permasalahannya bukan hanya di Kemenkeu, masalahnya ada di Kementerian sektoral. Sri Mulyani saya rasa pas mengemban amanah itu (menko perekonomian)," ujar Ekonom dari Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi kepada iNews.id belum lama ini.

BACA JUGA: Jokowi Perkenalkan Menteri Kabinet Kerja Senin Pagi

Untuk menjabat menteri, keterbukaan terkait harta kekayaan yang dimiliki menjadi kewajiban bagi setiap penyelenggara negara. Kepatuhan melaporkan harta kekayaan juga menjadi salah satu cermin integritas seseorang.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi, Sri Mulyani memiliki harta bernilai lebih dari Rp46 miliar. Persisnya, Rp46.608.517.726.

Harta kekayaan tersebut terdiri atas tanah dan bangunan bernilai total Rp37.933.880.000. Tanah dan bangunan ini ada yang merupakan hasil sendiri dan warisan, tersebar di beberapa wilayah. Salah satunya tanah dan bangunan hasil sendiri di Clearwood, Maryland, Amerika Serikat bernilai Rp17.040.000.000.

Dalam LHKPN dengan tanggal penyampaian 25 Maret 2019 (periodik 2018) ini Sri Mulyani tercatat tidak memiliki harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin.

Harta bergerak lainnya bernilai Rp415.000.000. Kemudian Surat berharga bernilai Rp12.683.747.800 serta kas dan setara kas sejumlah Rp5.573.093.926. Subtotal harta kekayaan (mulai dari tanah dan bangunan; alat transportasi dan mesin; harta bergerak lainnya; surat berharga; serta kas dan setara kas) mencapai Rp56.605.721.726

LHKPN ini juga menyatakan bahwa Sri Mulyani memiliki utang bernilai Rp9.997.204.000. Dengan demikian, perempuan yang beberapa kali dinobatkan sebagai menteri keuangan terbaik dunia ini memiliki harta total senilai Rp46.608.517.726.

Dukungan untuk Sri Mulyani kembali menduduki jabatan itu juga dilontarkan Direktur Suropati Syndicate, M Shujari. Menurut dia, kepiawaian perempuan berusia 57 tahun ini dalam mengelola keuangan negara di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu membuatnya pantas naik posisi sebagai menko perekonomian.

“Kualitas Sri Mulyani sudah ditunjukkan ketika beliau menjadi Menkeu dengan kemampuan menjaga defisit APBN di bawah 2 persen PDB. Oleh sebab itu, dirinya harus dipertahankan, bahkan sangat pantas menjadi Menko Perekonomian,” katanya.


Editor : Zen Teguh