Dolar AS Menguat karena Investor Hindari Aset Berisiko

Ranto Rajagukguk ยท Sabtu, 04 April 2020 - 10:25 WIB
Dolar AS Menguat karena Investor Hindari Aset Berisiko

Dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Jumat (3/4/2002).

NEW YORK, iNews.id - Dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Jumat (3/4/2002) karena pandemi virus corona (Covid-19) menahan minat para pelaku pasar untuk mengambil risiko.

Mengutip Xinhua, Sabtu (4/4/2020) indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,39 persen menjadi 100,5639 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0811 dolar AS dari 1,0851 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2272 dolar AS dari 1,2396 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,5998 dolar AS dari 0,6048 dolar AS .

Dolar AS membeli 108,27 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,85 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9760 franc Swiss dari 0,9730 franc Swiss, dan jatuh ke 1,4154 dolar Kanada dari 1,4190 dolar Kanada.

Kekhawatiran resesi global menakutkan pasar di tengah krisis virus orona, yang mengarah ke peningkatan penghindaran risiko secara umum dan karenanya lebih banyak permintaan untuk dolar AS sebagai tempat yang aman, para ahli mencatat.

Sementara itu, pengusaha AS memangkas 701.000 pekerjaan pada Maret, dan tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4 persen, menunjukkan penurunan pekerjaan pertama dalam satu dekade, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat.

"Perubahan dalam langkah-langkah ini mencerminkan efek dari virus corona (Covid-19) dan upaya untuk mengendalikannya," kata biro itu.

Editor : Ranto Rajagukguk