Dolar AS Pagi Melemah ke Rp16.320

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 11:09 WIB
Dolar AS Pagi Melemah ke Rp16.320

Rupiah pagi menguat. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada perdagangan, Kamis (26/3/2020), pagi, menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau berada di level psikologis Rp16.300 per dolar AS.

Data Bloomberg pukul 10.08 WIB menunjukkan, rupiah terapresiasi 180 poin atau 1,09 persen menjadi Rp16.320 per dolar AS dari posisi kemarin Rp16.500 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp16.205-16.320 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp16.206 per dolar AS.

Business Insider mencatat, rupiah menguat 198 poin atau 1,20 persen menjadi Rp16.302 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp16.500 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp16.500 dengan rentang pergerakan harian Rp16.205-16.500 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 335 poin menjadi Rp16.608 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.273 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston 

Tjandra menuturkan, nilai tukar rupiah Kamis pagi bergerak menguat seiring stimulus besar-besaran dari pemerintah AS di tengah wabah Virus Corona baru atau Covid-19 yang juga menghantam Negeri Paman Sam tersebut.

Dia mengatakan, pasar keuangan masih menunggu berita baik persetujuan stimulus pemerintah AS yang belum disepakati di Kongres AS.

"Bila disetujui, ini akan memicu penguatan harga aset berisiko hari ini, termasuk rupiah," ujar Ariston.

Sementara itu, pasar keuangan masih mengkhawatirkan penyebaran wabah Covid-19 yang bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global, yang bisa menekan kembali pergerakan harga aset berisiko hari ini.

"Rupiah berpotensi bergerak menguat ke arah Rp16.300, dengan potensi resisten di Rp16.575 per dolar hari ini," kata Ariston.

Senat AS diperkirakan akan menyetujui paket stimulus dua triliun dolar AS pada Rabu malam waktu setempat, untuk mengurangi dampak ekonomi dari Covid-19, setelah berhari-hari negosiasi yang keras antara Partai Republik dan Demokrat.

Para pemimpin Gedung Putih dan Senat mencapai kesepakatan pada Rabu pagi mengenai paket stimulus besar-besaran, yang bertujuan melindungi ekonomi dari dampak yang berkembang dari wabah Covid-19.

Jumlah kasus Covid-19 di Amerika Serikat mencapai 60.000 kasus pada pukul 14.30 Waktu Bagian Timur AS pada Rabu (19.30 GMT), menurut Center for Systems Science and Engineering di Universitas Johns Hopkins.

Editor : Ranto Rajagukguk